Produsen Rudal Jelajah Supersonik Patungan Rusia-India, Sedang Mendekati Indonesia

Selasa, 18 Oktober 2022 | 17:07 WIB
Produsen Rudal Jelajah Supersonik Patungan Rusia-India, Sedang Mendekati Indonesia
[ILUSTRASI. BrahMos Aerospace berharap dapat mengantongi pesanan senilai US$ 5 miliar pada tahun 2025.nukl REUTERS/Kamal Kishor.]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Perusahaan patungan India-Rusia yang membuat rudal jelajah supersonik berkemampuan nuklir yakni BrahMos Aerospace, berharap dapat mengantongi pesanan senilai US$ 5 miliar pada tahun 2025. Salah satu target pasar yang diincar adalah Indonesia.

Kepada mitra Reuters ANI pada Hari Selasa (18/10), Chairman BrahMos Aerospace Atul D Rane mengaku sedang berdiskusi dengan Indonesia, Malaysia dan Vietnam untuk pesanan baru. Sebelumnya, BrahMos Aerospace telah menandatangani kesepakatan ekspor pertamanya sebesar US$ 375 juta tahun ini dengan pembeli Filipina.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

SBN Jadi Mesin Baru Jaring Komisi
| Rabu, 07 Januari 2026 | 04:30 WIB

SBN Jadi Mesin Baru Jaring Komisi

Data Kementerian Keuangan menunjukkan, realisasi penerbitan SBN ritel sepanjang 2025 menembus lebih dari Rp 150 triliun.

Venezuela, Geoekonomi Amerika Serikat dan China
| Rabu, 07 Januari 2026 | 04:27 WIB

Venezuela, Geoekonomi Amerika Serikat dan China

Aksi 3 Januari 2026 pada akhirnya bukan sekadar tentang Venezuela atau Maduro, tapi juga tentang pesan AS kepada dunia yang sedang berubah.

Asuransi Umum Cetak Hasil Investasi Menawan Meski Bermain Aman
| Rabu, 07 Januari 2026 | 04:20 WIB

Asuransi Umum Cetak Hasil Investasi Menawan Meski Bermain Aman

Perusahaan asuransi umum mengantongi hasil investasi sebesar Rp 6,84 triliun sepanjang sepuluh bulan pertama tahun 2025. 

AZKO Melanjutkan Ekpansi Gerai
| Rabu, 07 Januari 2026 | 04:20 WIB

AZKO Melanjutkan Ekpansi Gerai

Bisnis ritel menghadapi tantangan daya beli masyarakat di sepanjang 2025 dan berpotensi berlanjut hingga 2026.

Maucash Tutup, Grup Astra Undur Diri dari Bisnis Fintech Lending
| Rabu, 07 Januari 2026 | 04:00 WIB

Maucash Tutup, Grup Astra Undur Diri dari Bisnis Fintech Lending

Langkah Maucah menutup bisnis menimbulkan pertanyaan karena di belakangnya terhadap dua entitas bisnis besar sebagai pemegang saham.

Keyakinan CEO Indonesia Bangkit di Awal 2026, Tertinggi dalam Setahun Terakhir
| Selasa, 06 Januari 2026 | 14:58 WIB

Keyakinan CEO Indonesia Bangkit di Awal 2026, Tertinggi dalam Setahun Terakhir

Indeks Keyakinan CEO Indonesia naik ke level 3,43 pada Januari 2026, meningkat dibandingkan 3,25 pada Oktober 2025.

Kunjungan Wisatawan Asing Naik 10,44% Sepanjang 2025, Melambat di Akhir Tahun
| Selasa, 06 Januari 2026 | 14:47 WIB

Kunjungan Wisatawan Asing Naik 10,44% Sepanjang 2025, Melambat di Akhir Tahun

Kunjungan wisatawan asing Indonesia tumbuh dua digit di periode Januari-November 2025, didominasi wisatawan Asia.

Ambisi 1,55 Juta Ton Aluminium RI, Terganjal Isu Energi dan Sinkronisasi Kebijakan
| Selasa, 06 Januari 2026 | 12:55 WIB

Ambisi 1,55 Juta Ton Aluminium RI, Terganjal Isu Energi dan Sinkronisasi Kebijakan

Harga aluminium diproyeksikan akan menguat hingga ke kisaran US$ 2.900 per ton karena permintaan tinggi.

ICEX Hadir Sebagai Pesaing Bursa Kripto, Begini Pandangan Pelaku Industri
| Selasa, 06 Januari 2026 | 11:00 WIB

ICEX Hadir Sebagai Pesaing Bursa Kripto, Begini Pandangan Pelaku Industri

Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam dan Happy Hapsoro disebut-sebut berada di balik International Crypto Exchange (ICEX).

Strategi Saham NETV di 2026, Sinergi dengan MD Entertainment dan Kilau Drama Korea
| Selasa, 06 Januari 2026 | 10:26 WIB

Strategi Saham NETV di 2026, Sinergi dengan MD Entertainment dan Kilau Drama Korea

Sinergi dengan FILM dan konten Korea diproyeksikan membuat NETV bisa menghasilkan laba positif Rp 7 miliar pada 2026.

INDEKS BERITA