Berita Refleksi

Ramadan, Inflasi, dan Filantropi

Oleh Arfanda Siregar - Dosen Manajemen Industri Politeknik Negeri Medan
Selasa, 28 Maret 2023 | 07:40 WIB
Ramadan, Inflasi, dan Filantropi

Reporter: Harian Kontan | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sudah menjadi tradisi di bulan Ramadan, harga-harga barang akan membubung tinggi. Hal ini disebabkan peningkatan daya beli umat Islam selama menjalankan ibadah puasa. Aksi borong barang, terutama kebutuhan pokok, membuat stok pedagang semakin menipis.

Logika ekonomi pun bermain, ketika permintaan lebih tinggi dari penawaran, maka harga barang otomatis naik. Bagi yang mempunyai uang, konsekuensi ini tidak membawa masalah. Tapi, bagi yang berkantong cekak, situasi ini berarti beban hidup bertambah sulit di bulan suci.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru
IHSG
7.311,91
0.06%
-4,20
LQ45
987,90
0.21%
-2,03
USD/IDR
15.715
0,27
EMAS
1.142.000
0,35%
Terpopuler