Rebalancing FTSE Berdampak Mini

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:18 WIB
Rebalancing FTSE Berdampak Mini
[ILUSTRASI. Indeks FTSE (Budrul Chukrut/SOPA Images via Reuters)]
Reporter: Alya Fathinah, Muhammad Alief Andri | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah saham Indonesia resmi keluar dari indeks FTSE Russell dalam review Juni 2026 yang efektif berlaku pada Senin (22/6) kemarin. Meski memicu tekanan jual jangka pendek akibat penyesuaian portofolio investor pasif, dampak perubaham FTSE masih relatif terbatas dan tidak sebesar rebalancing indeks MSCI.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dikeluarkan dari kategori FTSE Global Equity Index Series (GEIS) Large Cap karena tingginya konsentrasi kepemilikan saham. Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) dikeluarkan dari FTSE GEIS Mid Cap Index setelah berpindah ke papan perdagangan yang tidak memenuhi syarat indeks FTSE.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Fintech Bakal Wajib Bentuk Pooling Funds
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Fintech Bakal Wajib Bentuk Pooling Funds

Pembentukan pooling funds bertujuan dalam rangka penyelesaian kerugian yang dialami lender karena kesalahan penyelenggara fintech lending.

Produksi Lokal Mulai Menggantikan Mobil CBU Impor
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 05:10 WIB

Produksi Lokal Mulai Menggantikan Mobil CBU Impor

Tercatat, sepanjang Januari-Agustus 2026 yang lalu, volume impor CBU ada sebanyak  51.321 unit. Itu artinya turun 47,8% secara tahunan 

Bank Genjot Transaksi Travel Fair
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:57 WIB

Bank Genjot Transaksi Travel Fair

PT Bank Mega Tbk dan PT Bank HSBC Indonesia misalnya, mulai mencuri start travel fair pada Oktober ini. 

Koperasi Mulai Mengusik Bisnis Payroll Bank Daerah
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:54 WIB

Koperasi Mulai Mengusik Bisnis Payroll Bank Daerah

Wacana koperasi ikut menyalurkan gaji PNS dan membayar pensiun mulai membuat bank pembangunan daerah (BPD) perlu pasang mata.

IHSG Akan Menguji 6.000 Jelang Akhir Pekan (9/10), Intip Prediksi Analis
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:50 WIB

IHSG Akan Menguji 6.000 Jelang Akhir Pekan (9/10), Intip Prediksi Analis

IHSG masih tercatat menguat 0,36% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG turun 30,25%.​

Downgrade Lifestyle Mengancam Permintaan Asuransi
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:45 WIB

Downgrade Lifestyle Mengancam Permintaan Asuransi

Belakangan ini, banyak warganet membagikan pengalaman pribadi yang terpaksa menurunkan tingkat konsumsi

Waspada Operasi Kuasi Fiskal Himbara
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07 WIB

Waspada Operasi Kuasi Fiskal Himbara

Setiap penugasan Himbara perlu disertai batas risiko, tanggung jawab fiskal dan ukuran keberhasilan yang jelas.

Aturan Main Transportasi Daring Masih Menuai Polemik
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:05 WIB

Aturan Main Transportasi Daring Masih Menuai Polemik

Pemerintah resmi merilis Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Platform Digital 

GOTO Bikin IDXTECHNO Melempem di Kuartal III, Bakal Berlanjut Sampai Akhir Tahun?
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:16 WIB

GOTO Bikin IDXTECHNO Melempem di Kuartal III, Bakal Berlanjut Sampai Akhir Tahun?

Sepanjang kuartal III 2026, pergerakan sektor teknologi alias IDXTECHNO mengalami kontradiksi bila dibandingkan sektor lainnya yang menguat.

Stok Beras Melimpah Tapi Harga Tetap Naik, Apa yang Terjadi?
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Stok Beras Melimpah Tapi Harga Tetap Naik, Apa yang Terjadi?

BPS sebelumnya memperkirakan produksi beras Januari-November 2026 sekitar 32,34 juta ton, turun 2,82% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

INDEKS BERITA