REI Usulkan Harga Rumah Subsidi Naik 12%

Selasa, 29 September 2026 | 06:11 WIB
REI Usulkan Harga Rumah Subsidi Naik 12%
[ILUSTRASI. Pembangunan rumah subsidi di Bogor (KONTAN/Baihaki)]
Reporter: Vina Elvira | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku industri properti mendorong pemerintah melakukan penyesuaian harga jual rumah subsidi di tengah meningkatnya biaya konstruksi yang menekan margin pengembang.

Wakil Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Bambang Ekajaya memaparkan, harga jual rumah subsidi telah stagnan selama sekitar dua tahun, sejak 2024 hingga 2026. Padahal, biaya produksi terus meningkat akibat kenaikan harga bahan material, transportasi, bahan bakar minyak (BBM), hingga upah tenaga kerja.

Baca Juga: Program Rumah Rakyat Mengalami Revisi

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Pajak Karbon Salah Alamat
| Selasa, 29 September 2026 | 07:08 WIB

Pajak Karbon Salah Alamat

Jadikan PLTU captive sebagai sasaran pertama, karena di sanalah pajak karbon tidak berputar kembali ke APBN.

Investor Asing Masih Terus Net Sell, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Selasa (29/9)
| Selasa, 29 September 2026 | 07:01 WIB

Investor Asing Masih Terus Net Sell, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Selasa (29/9)

Tekanan terhadap indeks berasal dari pelemahan rupiah dan capital outflow yang masih berlanjut dan menekan saham-saham berkapitalisasi besar.

Tekanan Margin Menjadi Tantangan Kalbe Farma Tbk (KLBF)
| Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Tekanan Margin Menjadi Tantangan Kalbe Farma Tbk (KLBF)

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) masih menghadapi kenaikan biaya produksi di tengah penguatan dolar AS pada sisa tahun ini. 

Hati-Hati, Pasar Obligasi Negara Masih Rawan Goyah
| Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Hati-Hati, Pasar Obligasi Negara Masih Rawan Goyah

Yield obligasi domestik stabil di sekitar 7,1% saat tren suku bunga global naik. Sinyal pemulihan, atau masih sarat risiko?

Lintas Generasi
| Selasa, 29 September 2026 | 06:58 WIB

Lintas Generasi

Ketahanan lintas generasi berarti anak muda mempunyai jalan maju, keluarga tak kewalahan merawat orang tua, dan lansia hidup bermartabat.

Harga Cabai Diperkirakan Picu Kenaikan Inflasi
| Selasa, 29 September 2026 | 06:36 WIB

Harga Cabai Diperkirakan Picu Kenaikan Inflasi

Inflasi tahunan pada bulan September 2026 diperkirakan menyentuh level 3,3%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang sebesar 3,19%

Pungutan PPN Transaksi Digital Lintas Negara Mulai Berlaku
| Selasa, 29 September 2026 | 06:31 WIB

Pungutan PPN Transaksi Digital Lintas Negara Mulai Berlaku

Mekanisme ini berlaku efektif mulai 25 September 2026 untuk memungut PPN atas transaksi barang dan jasa digital tertentu dari luar negeri

Senandung Kelabu Emiten Bubuk Abu-Abu
| Selasa, 29 September 2026 | 06:25 WIB

Senandung Kelabu Emiten Bubuk Abu-Abu

Risiko lebih besar dari kenaikan biaya energi ketika kemampuan produsen semen menaikkan harga jual terbatas akibat kondisi persaingan industri.

Kenaikan 25 Bps BI Rate Gerus 0,1% Pertumbuhan
| Selasa, 29 September 2026 | 06:23 WIB

Kenaikan 25 Bps BI Rate Gerus 0,1% Pertumbuhan

Dampak terhadap pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu pertimbangan BI menahan suku bunga acuan     

Presiden Minta Defisit BPJS Kesehatan Diselesaikan
| Selasa, 29 September 2026 | 06:19 WIB

Presiden Minta Defisit BPJS Kesehatan Diselesaikan

Presiden Prabowo ingin mendapatkan pembaruan mengenai kondisi keuangan BPJS Kesehatan untuk 2027 dan tahun-tahun berikutnya

INDEKS BERITA

Terpopuler