Rencana Filipina Larang Ekspor Bijih Nikel Bakal Dongkrak Harga Meski Tak Signifikan

Rabu, 12 Februari 2025 | 06:35 WIB
Rencana Filipina Larang Ekspor Bijih Nikel Bakal Dongkrak Harga Meski Tak Signifikan
[ILUSTRASI. Fasilitas pengolahan nikel milik Harita Nickel di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. DOK/NCKL]
Reporter: Diki Mardiansyah, Nur Qolbi, Sabrina Rhamadanty | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana Filipina untuk menerapkan larangan ekspor bijih nikel alias nickel ore akan memberikan berbagai dampak buat Indonesia.

Kebijakan itu akan membuat industri pengolahan nikel di dalam negeri kekurangan pasokan, mengingat Indonesia punya ketergantungan yang tinggi terhadap bijih nikel Filipina. Namun efeknya, harga komoditas tersebut bakal terdongkrak meski diyakini tak akan signifikan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Stella Fiona: Memiliki Sosok Ibu yang Menjadi Panutan Hidup
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:30 WIB

Stella Fiona: Memiliki Sosok Ibu yang Menjadi Panutan Hidup

Tumbuh besar dalam keluarga dengan kedua orang tua merupakan pekerja keras, Stella terbiasa melihat kedisiplinan sejak dini. 

Stella Fiona Nyaman Mengelola Portofolio Moderat
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:15 WIB

Stella Fiona Nyaman Mengelola Portofolio Moderat

Bagi Stella, keputusan finansial tidak hanya mengejar imbal hasil semata, melainkan juga tentang menjaga keseimbangan alokasi risiko

GULA Gelar Ekspansi Manufaktur
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:04 WIB

GULA Gelar Ekspansi Manufaktur

Perkuat segmen manufaktur, PT Aman Agrindo Tbk (GULA) berupaya menambah kapasitas produksi dan akuisisi pabrik gula

Defisit Mendekati 3%, Belanja Dipangkas
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:00 WIB

Defisit Mendekati 3%, Belanja Dipangkas

Pemerintah siap memangkas belanja yang dinilai tidak produktif jika defisit APBN 2026 berisiko mendekati batas 3% terhadap PDB.

ITMG Berharap Produktivitas Meningkat
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:00 WIB

ITMG Berharap Produktivitas Meningkat

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) meraih kenaikan pendapatan dan laba bersih pada semester I-2026 di tengah tingginya harga batubara

Ditopang Aksi Beli Asing
| Sabtu, 05 September 2026 | 05:56 WIB

Ditopang Aksi Beli Asing

IHSG mampu menguat 1,82% dalam sepekan terakhir akibat pengaruh beberapa faktor, seperti efek rebalancing MSCI hingga masuknya dana investor asing

Risiko Kredit Macet Multifinance Dibayangi Daya Beli
| Sabtu, 05 September 2026 | 04:50 WIB

Risiko Kredit Macet Multifinance Dibayangi Daya Beli

Perkembangan daya beli masyarakat hingga pergerakan suku bunga, masih menjadi momok yang membayangi di sisa tahun ini.

Kiprah Grup Salim di Data Center
| Sabtu, 05 September 2026 | 04:00 WIB

Kiprah Grup Salim di Data Center

Untuk memperkuat posisinya di bisnis pusat data, konglomerasi itu mengakuisisi kepemilikan Keppel Data Centres di IndoKeppel Data Centres.

Menakar Prospek Bitcoin hingga Akhir September 2026 di Tengah Sinyal Hawkish The Fed
| Jumat, 04 September 2026 | 10:00 WIB

Menakar Prospek Bitcoin hingga Akhir September 2026 di Tengah Sinyal Hawkish The Fed

Meski menghadapi potensi koreksi, ada beberapa katalis yang bisa mengangkat kembali bitcoin dalam beberapa pekan ke depan.

Menjelang Libur Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat (4/9)
| Jumat, 04 September 2026 | 09:33 WIB

Menjelang Libur Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat (4/9)

Waspadai potensi profit taking menjelang akhir pekan di tengah ketidakpastian global yang relatif tinggi.

INDEKS BERITA

Terpopuler