Risiko Dolar AS: Inflasi Turun, Apa Siasat Aman Investor Valas Kini?

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:45 WIB
Risiko Dolar AS: Inflasi Turun, Apa Siasat Aman Investor Valas Kini?
[ILUSTRASI. New-Japan-Yen-s-Bills (Masahiro Sugimoto/The Yomiuri Shimbun via Reuters)]
Reporter: Muhammad Fatih | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dolar Amerika Serikat (AS) melemah. Pelemahan itu setelah data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. 

Tingkat inflasi tahunan AS turun menjadi 3,5% pada Juni dari 4,2% pada Mei 2026. Angka itu di bawah perkiraan 3,8% karena harga minyak yang lebih rendah membantu meredam inflasi energi. Harga konsumen juga turun 0,4% dari bulan sebelumnya, mencatat penurunan bulanan pertama sejak 2020. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Tunggu Arah Kebijakan The Fed, Peluang Penguatan IHSG Mulai Terbatas
| Kamis, 16 Juli 2026 | 07:46 WIB

Tunggu Arah Kebijakan The Fed, Peluang Penguatan IHSG Mulai Terbatas

Kemarin, IHSG naik tipis 0,04% ke level 6.041,97. Sementara itu, investor asing mencatatkan net sell Rp 152,35 miliar.

Peran BI Menopang Pasar SBN Kian Besar
| Kamis, 16 Juli 2026 | 07:40 WIB

Peran BI Menopang Pasar SBN Kian Besar

Kepemilikan SBN BI meningkat, memicu kekhawatiran dominasi fiskal berkepanjangan.                        

Dihantui Suku Bunga Tinggi, Saham Properti Masih Lesu
| Kamis, 16 Juli 2026 | 07:32 WIB

Dihantui Suku Bunga Tinggi, Saham Properti Masih Lesu

Meski kinerja keuangan sejumlah emiten masih positif, tekanan suku bunga tinggi membuat saham-saham properti kehilangan daya tarik 

IHSG Menghijau 5 Hari Beruntun, Tapi Asing Masih Catat Net Sell Rp 2,1 Triliun
| Kamis, 16 Juli 2026 | 07:31 WIB

IHSG Menghijau 5 Hari Beruntun, Tapi Asing Masih Catat Net Sell Rp 2,1 Triliun

Absennya foreign inflow bukan alasan valid untuk mendiskreditkan reli karena secara historis memang tidak pernah jadi prasyarat.

Grup Barito Siapkan Aksi Akuisisi Jumbo
| Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

Grup Barito Siapkan Aksi Akuisisi Jumbo

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dikabarkan tengah membidik akuisisi perusahaan panas bumi Filipina senilai US$ 5 miliar

Nilai Tukar Rupiah: Mengapa Menguat Tipis Meski Sentimen Melemah?
| Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB

Nilai Tukar Rupiah: Mengapa Menguat Tipis Meski Sentimen Melemah?

Rupiah menguat tipis hari ini, namun proyeksi defisit APBN Rp 734 triliun bisa jadi sentimen pelemah. Simak analisis lengkapnya.

Menanti Bank Syariah Baru, Pesaing BSI
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:50 WIB

Menanti Bank Syariah Baru, Pesaing BSI

Meski terus bertumbuh, industri perbankan syariah masih didominasi BSI. Kehadiran bank syariah baru sebagai pesaing pun masih sebatas proses

Risiko Dolar AS: Inflasi Turun, Apa Siasat Aman Investor Valas Kini?
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:45 WIB

Risiko Dolar AS: Inflasi Turun, Apa Siasat Aman Investor Valas Kini?

Membeli euro atau yen kini lebih menguntungkan? Dolar AS melemah setelah inflasi AS turun drastis. Kalkulasi terbaru tunjukkan potensi kenaikan.

TRIS Siapkan Buyback dan Akuisisi
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:45 WIB

TRIS Siapkan Buyback dan Akuisisi

Langkah buyback mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek usaha di tengah dinamika ekonomi global.

Industri Alas Kaki Tertekan Produk Impor Ilegal
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:40 WIB

Industri Alas Kaki Tertekan Produk Impor Ilegal

Produk alas kaki impor ilegal ini masih merusak pasar dan harus diberantas dengan penegakan hukum yang ketat

INDEKS BERITA

Terpopuler