Rupiah Ambruk, Emiten dengan Beban Dolar Terpuruk
JAKARTA. Tekanan yang menghantam rupiah kembali datang. Tekanan itu mendentangkan lonceng bahaya bagi emiten-emiten yang mempunyai kewajiban dalam dolar Amerika Serikat (AS).
Kamis (24/9), kurs rupiah di pasar spot melemah 0,55% ke level Rp 17.916 per dolar AS, hampir kembali menyentuh level Rp 18.000 per dolar, seperti yang terjadi pada Juni 2026 lalu. Padahal, awal September ini, rupiah sempat bertengger di kisaran Rp 17.500 per dolar AS.
