Rupiah Dalam Sepekan Melemah Tertekan Data Inflasi AS

Sabtu, 16 Juli 2022 | 05:55 WIB
Rupiah Dalam Sepekan Melemah Tertekan Data Inflasi AS
[]
Reporter: Aris Nurjani | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inflasi Amerika Serikat dan kekhawatiran pelaku pasar atas rencana bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menaikkan suku bunga, menyebabkan rupiah dalam sepekan terjungkal 1,35% di Rp 14.997 per dollar AS di pasar spot. Sementara pada satu hari kemarin, Jumat (15/7), rupiah menguat 0,15%. 

Hal yang sama terjadi berdasarkan kurs referensi Jisdor Bank Indonesia (BI). Rupiah sepekan melemah 0,12% ke level Rp 14.999, meski bergerak datar di hari Jumat.

Baca Juga: Rupiah Melemah 0,12% Dalam Sepekan Akibat Tingginya Inflasi AS

Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, penguatan dollar AS ditopang ekspektasi pelaku pasar atas kenaikan suku bunga The Fed yang lebih agresif. Sehingga potensi resesi kian meningkat. "Investor pun melakukan flight to safety dan melepas aset berisiko," ucap dia.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, tingginya inflasi AS yang mencapai 9,1% didorong oleh naiknya harga energi. Perkembangan ini menjadi katalis tambahan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan ini. "Kami memperkirakan The Fed berpotensi kembali menaikkan Fed fund rate (FFR) sebesar 75 bps pada bulan ini," proyeksi Renny.

Sementara dari domestik, pelemahan rupiah akan sedikit tertahan karena membaiknya data neraca perdagangan Indonesia yang mencatat surplus US$ 5,09 miliar. Namun harga komoditas kini yang sedang turun,  menjadi perhatian pelaku pasar. Sebab, penurunan harga komoditas juga berdampak pada tertekannya data neraca dagang.

Baca Juga: Rupiah Menguat Jelang Akhir Pekan, Ini Kisaran Kurs Awal Pekan Depan

Faktor domestik yang juga menjadi perhatian pelaku pasar adalah sinyal Bank Indonesia atas kebijakan moneter. "Pelaku pasar menanti apakah BI akan mengikuti langkah bank sentral global yang telah menaikkan suku bunga atau memilih bertahan," pungkas Renny.

Bagikan

Berita Terbaru

ESG Chandra Asri (TPIA): Meninggalkan Jejak Hijau Gaya Hidup Berkelanjutan
| Senin, 09 Maret 2026 | 11:01 WIB

ESG Chandra Asri (TPIA): Meninggalkan Jejak Hijau Gaya Hidup Berkelanjutan

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyiapkan langkah keberlanjutan. Bukan hanya dengan strategi besar korporasi, tetapi juga l

Lonjakan Harga Komoditas dan Kebijakan Angkutan Batubara Bikin Saham RMKE Memesona
| Senin, 09 Maret 2026 | 09:15 WIB

Lonjakan Harga Komoditas dan Kebijakan Angkutan Batubara Bikin Saham RMKE Memesona

Aturan larangan truk angkutan batubara melintasi jalan umum milik provinsi menjadi katalis positif bagi RMKE.

Menakar Potensi Rebound Saham BBCA di Tengah Gencarnya Aksi Jual Investor Asing
| Senin, 09 Maret 2026 | 08:00 WIB

Menakar Potensi Rebound Saham BBCA di Tengah Gencarnya Aksi Jual Investor Asing

Sejumlah investor asing institusi menerapkan strategi averaging down seiring koreksi harga saham BBCA.

Free Float 15% dan Disclosure 1% Menjawab MSCI?
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:46 WIB

Free Float 15% dan Disclosure 1% Menjawab MSCI?

Menjadikan batasan free float sebagai target tunggal berisiko membawa investor ke fetisisme angka.​ 

Pendapatan dan Laba Bersih Bumi Serpong Damai (BSDE) Kompak Turun Pada 2025
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:37 WIB

Pendapatan dan Laba Bersih Bumi Serpong Damai (BSDE) Kompak Turun Pada 2025

Seiring turunnya pendapatan, laba bersih PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)  ikut tergerus 41,6% secara tahunan menjadi Rp 2,54 triliun di 2025

Beban Pendapatan Membengkak Laba Bersih PGAS Terpangkas
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:32 WIB

Beban Pendapatan Membengkak Laba Bersih PGAS Terpangkas

Laba bersih PGAS anjlok 36,54% (YoY) ke US$ 215,4 juta pada 2025, seiring beban pokok pendapatan bengkak 10% (YoY) jadi US$ 3,3 miliar pada 2025. 

Harga Nikel Anjlok, Saham Emiten Jeblok
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:27 WIB

Harga Nikel Anjlok, Saham Emiten Jeblok

Seiring loyonya harga komoditas di pasar global, mayoritas harga saham emiten nikel di Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut terkoreksi​.

Harga Minyak Dunia Melonjak, Margin Emiten Consumer Staples Berisiko Tergerus
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:25 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Margin Emiten Consumer Staples Berisiko Tergerus

Lonjakan harga minyak dunia berdampak secara langsung dan tidak langsung terhadap emiten sektor barang konsumsi.

Implikasi Aturan Pungutan Ekspor Sawit
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:21 WIB

Implikasi Aturan Pungutan Ekspor Sawit

Kebijakan ini mencerminkan upaya pemerintah memperkuat sumber pendanaan sektor kelapa sawit sekaligus menjaga keberlanjutan program strategis

Isi Portofolio Tersangkut di Papan Pemantauan Khusus
| Senin, 09 Maret 2026 | 05:59 WIB

Isi Portofolio Tersangkut di Papan Pemantauan Khusus

Dari total 33 saham yang digenggam Asabri merujuk ke data KSEI, 20 saham atau sekitar 2/3 diantaranya menghuni Papan Pemantauan Khusus (PPK).

INDEKS BERITA

Terpopuler