Rupiah Masih Betah di Zona Merah

Jumat, 10 April 2026 | 06:45 WIB
Rupiah Masih Betah di Zona Merah
[]
Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah pada perdagangan Kamis (9/4), di tengah tekanan sentimen global dan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 17.090 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (9/4), melemah 0,46% dari sehari sebelumnya. Sejalan dengan itu, rupiah merujuk Jisdor Bank Indonesia (BI) ada di Rp 17.082 per dolar AS, melemah 0,43% dari sehari sebelumnya.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Emiten dengan Utang Dolar AS Bisa Tercekik

Lukman Leong, Chief Analyst Doo Financial Futures menilai posisi rupiah masih akan didikte oleh perkembangan di Timur Tengah. "Saat ini, pasar umumnya masih meragukan bahwa gencatan senjata dapat dipertahankan," ujar Lukman, Kamis (9/4).

Ruang intervensi otoritas domestik ke rupiah juga dinilai semakin terbatas. Untuk perdagangan Jumat (10/4), Lukman memperkirakan rupiah masih tertekan di kisaran Rp 17.000 - Rp 17.050 per dolar AS. Senada, Pengamat Mata Uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan, rupiah masih akan bergerak dalam tekanan di kisaran Rp 17.090 – Rp 17.140 per dolar AS.
 

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Krisis Energi dan Risiko Fiskal-Moneter
| Jumat, 10 April 2026 | 08:16 WIB

Krisis Energi dan Risiko Fiskal-Moneter

Jika subsidi bahan bakar minyak (BBM) dipertahankan, atau harga BBM tidak naik, beban fiskal semakin berat.

Optimisme Semu
| Jumat, 10 April 2026 | 08:08 WIB

Optimisme Semu

Betul, tugas pemerintah memang harus menenangkan keadaan. Tapi setelah itu buru-buru melakukan perbaikan, jangan optimisme semu atau kepedean.

Harga Bahan Baku Alas Kaki Mendaki Terdampak Perang Timur Tengah
| Jumat, 10 April 2026 | 08:08 WIB

Harga Bahan Baku Alas Kaki Mendaki Terdampak Perang Timur Tengah

Himpunan Pengusaha Alas Kaki Nusantara (Hipan) menyebut sepanjang tiga bulan pertama tahun ini industri alas kaki domestik cenderung lesu. 

Risiko Kredit Tinggi Membayangi Bank
| Jumat, 10 April 2026 | 06:55 WIB

Risiko Kredit Tinggi Membayangi Bank

​Risiko kredit perbankan kian meningkat di tengah gejolak global, tercermin dari kenaikan LAR dan melambatnya kredit modal kerja

Kredit Sektor Manufaktur dan Perdagangan Berpotensi Tertekan
| Jumat, 10 April 2026 | 06:50 WIB

Kredit Sektor Manufaktur dan Perdagangan Berpotensi Tertekan

​Konflik Timur Tengah menekan sektor industri dan perdagangan, memicu risiko kredit di tengah pertumbuhan yang melambat.

Rupiah Masih Betah di Zona Merah
| Jumat, 10 April 2026 | 06:45 WIB

Rupiah Masih Betah di Zona Merah

Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 17.090 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (9/4), 

Aturan Direvisi Agar Bank Dukung Program Presiden
| Jumat, 10 April 2026 | 06:20 WIB

Aturan Direvisi Agar Bank Dukung Program Presiden

​OJK akan revisi aturan RBB untuk mendorong bank lebih agresif membiayai program prioritas pemerintah, di tengah potensi risiko kredit 

Valas Berbasis Komoditas Masih akan Fluktuatif
| Jumat, 10 April 2026 | 06:15 WIB

Valas Berbasis Komoditas Masih akan Fluktuatif

Keputusan untuk gencatan senjata selama dua pekan dan kesempatan pembukaan Selat Hormuz jadi angin segar bagi ekonomi.

Pemerintah Ingin Perbesar Target PNBP Tahun Ini
| Jumat, 10 April 2026 | 06:07 WIB

Pemerintah Ingin Perbesar Target PNBP Tahun Ini

Dalam APBN 2026, target PNBP dipatok Rp 459,2 triliun, turun 14% dibanding realisasi 2025           

Kinerja ITMG Diprediksi Positif pada 2026
| Jumat, 10 April 2026 | 06:00 WIB

Kinerja ITMG Diprediksi Positif pada 2026

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mampu mempertahankan kontrak penjualan batubara untuk menopang kinerja

INDEKS BERITA

Terpopuler