Saham Bank Tetap Menarik Meski Sudah Naik Kencang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham perbankan termasuk saham pemberi cuan bagi investor tahun ini. Saham-saham bank berkapitalisasi pasar besar, bahkan mencetak kenaikan harga tinggi sejak awal tahun.
Tengok saja, saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat memberi return 10,58% sejak awal tahun ini (lihat tabel). Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) masing-masing mencetak cuan 20,38% dan 25,06%. Saham Bank CIMB Niaga (BNGA) bahkan memberi return 55,40%.
|
10 Bank Lokal dengan Kapitalisasi Pasar Tertinggi |
||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita TerkaitBerita Terbaru
| Senin, 09 Maret 2026 | 11:01 WIB
ESG Chandra Asri (TPIA): Meninggalkan Jejak Hijau Gaya Hidup BerkelanjutanPT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyiapkan langkah keberlanjutan. Bukan hanya dengan strategi besar korporasi, tetapi juga l
| Senin, 09 Maret 2026 | 09:15 WIB
Lonjakan Harga Komoditas dan Kebijakan Angkutan Batubara Bikin Saham RMKE MemesonaAturan larangan truk angkutan batubara melintasi jalan umum milik provinsi menjadi katalis positif bagi RMKE.
| Senin, 09 Maret 2026 | 08:00 WIB
Menakar Potensi Rebound Saham BBCA di Tengah Gencarnya Aksi Jual Investor AsingSejumlah investor asing institusi menerapkan strategi averaging down seiring koreksi harga saham BBCA.
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:46 WIB
Free Float 15% dan Disclosure 1% Menjawab MSCI?Menjadikan batasan free float sebagai target tunggal berisiko membawa investor ke fetisisme angka.
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:37 WIB
Pendapatan dan Laba Bersih Bumi Serpong Damai (BSDE) Kompak Turun Pada 2025Seiring turunnya pendapatan, laba bersih PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) ikut tergerus 41,6% secara tahunan menjadi Rp 2,54 triliun di 2025
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:32 WIB
Beban Pendapatan Membengkak Laba Bersih PGAS TerpangkasLaba bersih PGAS anjlok 36,54% (YoY) ke US$ 215,4 juta pada 2025, seiring beban pokok pendapatan bengkak 10% (YoY) jadi US$ 3,3 miliar pada 2025.
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:27 WIB
Harga Nikel Anjlok, Saham Emiten JeblokSeiring loyonya harga komoditas di pasar global, mayoritas harga saham emiten nikel di Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut terkoreksi.
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:25 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak, Margin Emiten Consumer Staples Berisiko TergerusLonjakan harga minyak dunia berdampak secara langsung dan tidak langsung terhadap emiten sektor barang konsumsi.
| Senin, 09 Maret 2026 | 07:21 WIB
Implikasi Aturan Pungutan Ekspor SawitKebijakan ini mencerminkan upaya pemerintah memperkuat sumber pendanaan sektor kelapa sawit sekaligus menjaga keberlanjutan program strategis
| Senin, 09 Maret 2026 | 05:59 WIB
Isi Portofolio Tersangkut di Papan Pemantauan KhususDari total 33 saham yang digenggam Asabri merujuk ke data KSEI, 20 saham atau sekitar 2/3 diantaranya menghuni Papan Pemantauan Khusus (PPK). Terpopuler | ||||||||
