Saham Bank Tetap Menarik Meski Sudah Naik Kencang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham perbankan termasuk saham pemberi cuan bagi investor tahun ini. Saham-saham bank berkapitalisasi pasar besar, bahkan mencetak kenaikan harga tinggi sejak awal tahun.
Tengok saja, saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat memberi return 10,58% sejak awal tahun ini (lihat tabel). Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) masing-masing mencetak cuan 20,38% dan 25,06%. Saham Bank CIMB Niaga (BNGA) bahkan memberi return 55,40%.
|
10 Bank Lokal dengan Kapitalisasi Pasar Tertinggi |
||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita TerkaitBerita Terbaru
| Rabu, 04 Februari 2026 | 14:59 WIB
A$1,6 Triliun Dana Pensiun Australia Siap Guyur RI, Ini Proyek Incaran!Misi bisnis Australia lebih konkret, dengan investor institusi A$ 1,6 triliun mencari peluang di Indonesia. Pahami mengapa mereka tertarik.
| Rabu, 04 Februari 2026 | 14:41 WIB
Hubungan Dagang Australia–Indonesia Menguat, Investasi Energi Hijau Jadi FokusHubungan ekonomi Indonesia-Australia makin solid. Austrade ungkap potensi investasi di energi hijau, SDM, dan hilirisasi. Cek sektor prioritasnya!
| Rabu, 04 Februari 2026 | 09:35 WIB
Penjualan BBM dan Lahan JIIPE Melesat, Potensi Dividen dari Saham AKRA MenggodaTotal penjualan lahan industri PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sepanjang tahun 2025 tembus 84 hektare (ha).
| Rabu, 04 Februari 2026 | 09:05 WIB
Batas Atas Investasi Asuransi & Dapen di Saham Naik, Penegak Hukum Harus Paham PasarInvestasi dapen dan asuransi bisa menjadi buffer namun mereka harus diberikan kepastian hukum agar tak jadi korban di kemudian hari.
| Rabu, 04 Februari 2026 | 08:14 WIB
Seminggu Terbang 23%, Saham Samator (AGII) Jadi Primadona di Tengah Pasar yang LabilPermintaan gas industri mayoritas datang dari pelanggan tetap dengan kontrak jangka menengah hingga panjang.
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:42 WIB
Fundamental Kuat, Prospek Phapros (PEHA) Masih SehatProspek PT Phapros Tbk (PEHA) pada 2026 dinilai semakin membaik seiring perbaikan fundamental kinerja dan fokus bisnis ke produk bermargin tinggi.
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:39 WIB
MSCI Effect Menghantam Saham Konglomerasi, Duo Indofood ICBP dan INDF Justru MenariJauh sebelum badai MSCI menghantam IHSG, saham INDF dan ICBP sejatinya sudah berada di fase bearish.
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:37 WIB
Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Menuntaskan Akuisisi Saham PADAPT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) telah membeli sekitar 1,68 juta saham PADA di harga Rp 63 per saham.
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:10 WIB
Saham EXCL Paling Banyak Dibeli Investor Asing, Vanguard & Dimensional Tambah MuatanInvestor asing tertarik dengan EXCL seiring potensi perbaikan kinerja setelah proses merger dengan Smartfren Telecom selesai.
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:45 WIB
Kurs Rupiah Menguat 0,26% Lawan Dolar AS, Ada Apa di Baliknya?Penguatan rupiah didorong oleh membaiknya sentimen risiko (risk-on) di pasar global akibat berita kesepakatan tarif antara AS dengan India. Terpopuler | ||||||||
