Saham Bank Tetap Menarik Meski Sudah Naik Kencang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham perbankan termasuk saham pemberi cuan bagi investor tahun ini. Saham-saham bank berkapitalisasi pasar besar, bahkan mencetak kenaikan harga tinggi sejak awal tahun.
Tengok saja, saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat memberi return 10,58% sejak awal tahun ini (lihat tabel). Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) masing-masing mencetak cuan 20,38% dan 25,06%. Saham Bank CIMB Niaga (BNGA) bahkan memberi return 55,40%.
|
10 Bank Lokal dengan Kapitalisasi Pasar Tertinggi |
||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita TerkaitBerita Terbaru
| Jumat, 24 April 2026 | 07:10 WIB
Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Asing Terus Net Sell, Cek Rekomendasi Saham Hari IniKurs tutup di Rp 17.308 per dolar Amerika Serikat (AS). Hari ini tekanan jual di pasar saham diprediksi terus belanjut.
| Jumat, 24 April 2026 | 07:00 WIB
Emiten Seluler Memangkas Kuota dan Mengerek Harga, Risiko Perang Tarif MembayangiDi tengah daya beli yang masih diselimuti ketidakpastian, ruang gerak operator untuk mengerek harga amat sempit.
| Jumat, 24 April 2026 | 07:00 WIB
Rupiah Makin Terpuruk: Sentimen Global & Domestik Tekan Nilai TukarIntervensi BI hanya batasi pelemahan. Rupiah diproyeksi di Rp17.280 - Rp17.340. Temukan potensi pergerakan selanjutnya
| Jumat, 24 April 2026 | 06:45 WIB
Saham Teknologi Pendorong Utama Cuan Reksadana Dolar ASSaham teknologi global menjadi motor utama cuan reksadana dolar. Pahami strategi para manajer investasi untuk raup keuntungan besar.
| Jumat, 24 April 2026 | 06:40 WIB
Investor Bank BTN (BBTN) Gigit Jari Tak Dapat DividenInvestor harus gigit jari karena BBTN tak bagi dividen. Keputusan ini diperkirakan akan jadi sentimen negatif terhadap sahamnya jangka pendek
| Jumat, 24 April 2026 | 06:35 WIB
Laba BCA Masih Bisa Tumbuh Berkat Pendapatan Nonbunga dan EfisiensiLaba BCA tetap tumbuh di awal 2026 tapi melambat, ditopang pendapatan nonbunga dan efisiensi saat bunga kredit stagnan dan biaya dana naik.
| Jumat, 24 April 2026 | 06:30 WIB
Bunga Kredit Bank Mulai Masuk Fase Tren TurunPenurunan bunga kredit masih setengah hati. BI sudah agresif memangkas suku bunga, tapi bank baru menurunkannya tipis
| Jumat, 24 April 2026 | 06:30 WIB
Saham INKP: Laba Melesat Meski Pendapatan Turun, Siap Ekspansi Raksasa?Laba bersih INKP naik 6,84% di 2025 walau pendapatan turun. Pabrik Karawang siap beroperasi 2026, simak potensi cuannya.
| Jumat, 24 April 2026 | 06:23 WIB
Prospek Saham SSIA di Tengah Katalis Subang Smartpolitan dan Relokasi ManufakturSubang Smartpolitan memiliki keunggulan strategis karena terkoneksi langsung dengan Tol Cipali serta berdekatan dengan Pelabuhan Patimban.
| Jumat, 24 April 2026 | 06:20 WIB
Puradelta Lestari (DMAS) Meraih Prapenjualan Rp 561 Miliar di Kuartal I 2026Penjualan lahan industri masih menjadi tulang punggung atas pencapaian prapenjualan di awal tahun ini. Terpopuler | ||||||||
