Saham Bank Tetap Menarik Meski Sudah Naik Kencang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham perbankan termasuk saham pemberi cuan bagi investor tahun ini. Saham-saham bank berkapitalisasi pasar besar, bahkan mencetak kenaikan harga tinggi sejak awal tahun.
Tengok saja, saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat memberi return 10,58% sejak awal tahun ini (lihat tabel). Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) masing-masing mencetak cuan 20,38% dan 25,06%. Saham Bank CIMB Niaga (BNGA) bahkan memberi return 55,40%.
|
10 Bank Lokal dengan Kapitalisasi Pasar Tertinggi |
||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita TerkaitBerita Terbaru
| Senin, 19 Januari 2026 | 12:57 WIB
Performa Kompas100 Paling Moncer & Masih Punya Tenaga, LQ45 dan IDX30 Tertinggal JauhHingga pertengahan Januari 2026, pergerakan saham-saham unggulan di Indeks Kompas100 masih menunjukkan sinyal positif.
| Senin, 19 Januari 2026 | 09:43 WIB
Guncangan Trump Jilid II: Antara Perang Dagang, Operasi Militer, dan Nasib Ekonomi RIProdusen lokal RI semakin tergencet oleh banjir barang murah dari Tiongkok, mulai dari tekstil (TPT), besi baja, hingga kendaraan listrik (EV).
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:45 WIB
Harga Perak Menggila! Sempat Anjlok Lalu Melawan ke US$ 93,92, Bakal Kemana Lagi?Harga perak diprediksi bakal mencari level keseimbangan baru yang lebih tinggi akibat keterbatasan pasokan.
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:38 WIB
Danantara Tumpuan Realisasi InvestasiIvestasi masih akan sangat ditentukan oleh faktor kepastian kebijakan dan eksekusi proyek di lapangan.
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:30 WIB
Pengangguran Jadi Risiko Utama Perekonomian RIBonus demografi belum diimbangi penciptaan lapangan kerja berkualitas mengancam ekonomi
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:28 WIB
Normalisasi Diskon Dimulai, Sektor Otomotif Masuk Fase Penyesuaian di 2026Diskon besar-besaran membuat penjualan mobil roda empat (4W) secara wholesale pada Desember 2025 melesat 27% secara bulanan.
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:19 WIB
IHSG Rekor, Rupiah Makin Loyo Dekati Rp 17.000, Simak Rekomendasi Saham Hari IniPada Kamis (15/1), kurs rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) melemah semakin mendekati Rp 17.000, tepatnya ke Rp 16.880.
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:01 WIB
Ekonomi RI Merana Saat Macan Asia MenyalaMalaysia, Singapura, dan Vietnam mencetak pertumbuhan ekonomi solid di 2025. Temukan pendorong utama yang membuat mereka jadi magnet investasi.
| Senin, 19 Januari 2026 | 07:54 WIB
BWPT Masuki Fase Turnaround Neraca, Deleveraging Jadi Katalis RevaluasiRencana ekspansi kapasitas pabrik secara bertahap hingga 2028 diproyeksikan bakal menopang pertumbuhan volume produksi dan laba secara organik.
| Senin, 19 Januari 2026 | 07:38 WIB
Harga Saham SOLA Terjungkal Usai ARA, Waktunya Serok atau Kabur?Hingga kuartal III-2025 SOLA berhasil mencetak pertumbuhan double digit pada sisi top line maupun bottom line. Terpopuler | ||||||||
