Saham Catat Return Investasi Tertinggi

Senin, 03 Oktober 2022 | 04:50 WIB
Saham Catat Return Investasi Tertinggi
[]
Reporter: Aris Nurjani | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham masih menjadi aset investasi paling menguntungkan sepanjang tahun ini. Sementara itu di kuartal III-2022, aset kripto seperti ethereum dan bitcoin kembali memberi cuan tinggi.

Sejak awal tahun, Indeks Harga Saham Gabungan  (IHSG) masih naik 6,98%. Dimas Noverio, Head of Equity and Research Avrist Asset Management mengatakan, IHSG masih bergerak menguat karena kenaikan harga saham-saham batubara. Meski begitu itu, isu resesi dan pengetatan keuangan global berpotensi menekan kinerja emiten dan harga saham. 

Trader Tokocrypto Afid Sugiono mengatakan, kenaikan harga aset kripto di kuartal III tahun ini karena efek the merge ethereum. Di periode Juli-September 2022, ethereum naik 30,55% dan bitcoin tumbuh 2,27%. 

Baca Juga: Sejumlah Saham Penghuni indeks LQ45 Tercatat Masih Punya Valuasi Murah

 Afid memperkirakan, prospek aset kripto di Oktober masih menjanjikan. Banyak pengamat memprediksi kripto akan bullish di Oktober sehingga dijuluki "Uptober." 

Selain itu, analis menyebut, investasi valuta asing bisa cukup menarik. Di kuartal tiga tahun ini, dollar Amerika Serikat (AS) memberikan imbal hasil positif 2,17%. Sedangkan sepanjang tahun ini, investor yang berinvestasi di dollar AS mendapat laba 6,76%. 

Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin mengatakan, dollar AS menjadi primadona seiring kenaikan agresif suku bunga The Fed. Namun efeknya mata uang lain seperti euro dan poundsterling terkena imbas buruk dan melemah cukup dalam. Tapi ke depan, Nanang melihat ada peluang aksi profit taking dan bisa dimanfaatkan oleh investor. 

Nanang mengatakan, transaksi mata uang makin menarik, karena poundsterling, euro dan yen telah mencapai level terlemah. "Akan ada peluang bargain hunting terhadap mata uang, lalu komoditas seperti emas juga menarik," ujar dia. 

Penguatan dollar AS akan dipengaruhi data ekonomi AS ke depan. Bila ada penurunan, maka akan menguntungkan instrumen lawan dollar AS, termasuk emas yang terkoreksi 9,22% sepanjang 2022.

Baca Juga: Berikut Sentimen yang Akan Mewarnai Pergerakan IHSG Sepekan ke Depan

Bagikan

Berita Terbaru

Adi Sarana Armada (ASSA) Fokus Ekspansi di Dua Lini Bisnis
| Jumat, 27 Maret 2026 | 09:49 WIB

Adi Sarana Armada (ASSA) Fokus Ekspansi di Dua Lini Bisnis

Dalam bisnis logistik, ASSA sedang dalam tahap penyelesaian gudang terbesar Coldspace di Pulo Gadung.

Sido Muncul (SIDO) Memperkuat Pasar Ekspor
| Jumat, 27 Maret 2026 | 09:40 WIB

Sido Muncul (SIDO) Memperkuat Pasar Ekspor

Pada tahun ini Sido Muncul akan mengoptimalkan kinerja operasional dan keuangan dengan sejumlah langkah strategis.

Gencar Ekspansi Gerai, Laba Midi Utama (MIDI) Mendaki
| Jumat, 27 Maret 2026 | 09:02 WIB

Gencar Ekspansi Gerai, Laba Midi Utama (MIDI) Mendaki

Pertumbuhan kinerja MIDI didorong ekspansi agresif lini bisnis Lawson yang memiliki margin lebih tinggi. 

Musim Mudik Lebaran 2026, Trafik Data Indosat (ISAT) Naik 20%
| Jumat, 27 Maret 2026 | 08:57 WIB

Musim Mudik Lebaran 2026, Trafik Data Indosat (ISAT) Naik 20%

Puncak lonjakan berasal dari Jakarta menuju Jawa Barat, dengan porsi lebih dari 22% dan Jawa Tengah lebih dari 37%.​

Pendapatan Tumbuh 44,8%, Laba Chandra Daya Investasi (CDIA) Melejit Tiga Digit
| Jumat, 27 Maret 2026 | 08:53 WIB

Pendapatan Tumbuh 44,8%, Laba Chandra Daya Investasi (CDIA) Melejit Tiga Digit

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berhasil membukukan kinerja keuangan cemerlang sepanjang tahun 2025.

Laba Emiten Grup Triputra Masih Perkasa Pada 2025
| Jumat, 27 Maret 2026 | 08:49 WIB

Laba Emiten Grup Triputra Masih Perkasa Pada 2025

Tren positif kinerja keuangan emiten-emiten Grup Triputra pada tahun 2026 bisa berlanjut secara selektif.

Sinyal Bahaya Menyala, Arah IHSG Dekati Masa Krisis & Sumber Tekanannya Belum Selesai
| Jumat, 27 Maret 2026 | 08:30 WIB

Sinyal Bahaya Menyala, Arah IHSG Dekati Masa Krisis & Sumber Tekanannya Belum Selesai

Koreksi IHSG saat ini sudah masuk zona deep correction, seperti di  2013, 2015 dan 2025, Perbedaannya sumber tekanan sekarang belum selesai.

Mulai Terjadi Net Sell Jumbo, Sebelum Libur Weekend Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Jumat, 27 Maret 2026 | 07:27 WIB

Mulai Terjadi Net Sell Jumbo, Sebelum Libur Weekend Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

 Artinya di luar transaksi crossing itu, aksi jual asing sudah cukup besar, mencapai Rp 1,94 triliun.

IHSG Masih Rawan Terkoreksi di Akhir Pekan Ini
| Jumat, 27 Maret 2026 | 07:24 WIB

IHSG Masih Rawan Terkoreksi di Akhir Pekan Ini

Koreksi IHSG bisa berlanjut pada Jumat (27/3). Pasar masih akan mencermati perkembangan tensi geopolitik.

Kenaikan Harga Bahan Baku Masih Menghantui Prospek Kinerja MYOR
| Jumat, 27 Maret 2026 | 07:20 WIB

Kenaikan Harga Bahan Baku Masih Menghantui Prospek Kinerja MYOR

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatatkan pertumbuhan penjualan sepanjang tahun 2025. Namun, kenaikan harga bahan baku menekan laba bersih 

INDEKS BERITA

Terpopuler