Saham INET Terjun Bebas dari Pucuk, 2026 Jadi Tahun Pembuktian Eksekusi Proyek
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grafik pergerakan harga saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) belakangan ini cukup membuat investor meringis. Sempat dielukan saat menyentuh rekor harga tertinggi sepanjang sejarah (all-time high) di level Rp 935 pada 11 Desember 2025 lalu, saham emiten teknologi ini mendadak melorot seolah tanpa rem.
Hingga penutupan perdagangan kemarin, Selasa (27/1), saham INET sudah terkapar di level Rp 448 per saham. Artinya, saham ini telah tergerus signifikan dari puncak kejayaannya hanya dalam tempo satu setengah bulan.
