Saham MAPA Masih Menarik dan Simpan Optimisme di Tengah Pelemahan Daya Beli

Selasa, 22 September 2026 | 17:55 WIB
Saham MAPA Masih Menarik dan Simpan Optimisme di Tengah Pelemahan Daya Beli
[ILUSTRASI. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) - grup MAPI (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) masih dinilai menyimpan optimisme walau hari ini, Selasa (22/9), ditutup melemah 0,71% ke Rp 695.

Saham emiten ritel olahraga dan gaya hidup ini terpantau terus menguat pada rentang mingguan, bulanan, hingga sepanjang tahun berjalan atau year to date (YtD) masing-masing 7,75%, 3,73% dan 3,73%.

Sementara pada Senin (21/9) lalu, saham MAPA ditutup menguat 1,45% ke level Rp 700 per saham, dan dalam tiga bulan terakhir, saham MAPA telah mengakumulasi kenaikan sekitar 18%.

Melihat penguatan ini, Senior Investment Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, saham MAPA saat ini mencerminkan kombinasi ekspektasi terhadap pertumbuhan fundamental dan momentum teknikal.

“Secara fundamental, MAPA menunjukkan kinerja yang cukup solid pada semester I-2026,” kata Nafan kepada KONTAN, Selasa (22/9).

Baca Juga: Trafik Konsumen Meningkat, Kinerja Duet MAPI dan MAPA Melesat di Semester I-2026

Asal tahu saja, pada semester I-2026, MAPA membukukan pendapatan sekitar Rp 10,12 triliun atau tumbuh 15,1% secara tahunan atau year on year (YoY). Sementara itu, laba bersih perseroan meningkat 30,5% YoY menjadi Rp 864,4 miliar.

Menurut Nafan, pertumbuhan laba yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan profitabilitas dan efisiensi perseroan.

Selain itu, menurut Nafan, investor tampaknya mulai mengantisipasi keberlanjutan pertumbuhan MAPA melalui portofolio merek olahraga dan gaya hidup serta pemulihan aktivitas konsumsi, sehingga penguatan sahamnya tidak hanya bersifat teknikal, tetapi juga ditopang ekspektasi terhadap fundamental.

Sharon Natasha Retaul Research Analyst CGS International Sekuritas Indonesia dalam paparan Berita tentang Saham juga menyebutkan bahwa penguatan saham MAPA bisa didorong dari dari sisi fundamental yang apik.

Pertumbuhan kinerja MAPA di sepanjang semester I-2026, sejalan dengan estimasi konsensus. "Secara geografis, penjualan MAPA pada periode tersebut tumbuh positif di hampir seluruh negara, kecuali Singapura," ujar Sharon dikutip KONTAN.

Dari sisi riset, mobilitas masyarakat dapat menjadi salah satu indikator untuk melihat aktivitas konsumsi masyarakat, termasuk aktivitas masyarakat berkunjung ke mal dan toko-toko MAPA.

CGS International turut mengamati bahwa mobilitas masyarakat pada Juli hingga Agustus, atau awal kuartal III-2026, masih cukup tinggi. Hal ini tercermin dari tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarta yang juga masih tinggi. Hal inilah yang turut mendukung traffic mal dan kunjungan ke gerai-gerai MAPA.

Dari sisi harga saham, MAPA juga dilihat berhasil rebound dari Rp 645 pada 16 September menjadi Rp 700 pada 21 September, hal ini menunjukkan adanya momentum beli yang kembali menguat.

"Secara teknikal, pergerakan MAPA masih menarik karena harga saham terlihat melanjutkan rebound dari area support bullish trendline," ujarnya.

Alrich Paskalis Tambolang Investment Advisor Phintraco Sekuritas pun menyatakan pula bahwa penguatan MAPA saat ini terutama ditopang oleh ekspektasi terhadap pertumbuhan kinerja yang masih solid di semester I-2026.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Saham MAPA Masih Menarik dan Simpan Optimisme di Tengah Pelemahan Daya Beli
| Selasa, 22 September 2026 | 17:55 WIB

Saham MAPA Masih Menarik dan Simpan Optimisme di Tengah Pelemahan Daya Beli

Analis menyatakan pula bahwa penguatan MAPA saat ini terutama ditopang oleh ekspektasi terhadap pertumbuhan kinerja semester I-2026.

Transformasi PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA), dari Bisnis Furnitur ke WtE
| Selasa, 22 September 2026 | 11:00 WIB

Transformasi PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA), dari Bisnis Furnitur ke WtE

Rights issue PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) menjadi katalis positif karena memberikan ruang pendanaan untuk ekspansi WTE.

Tensi Geopolitik Makin Memanas, Lebih Menjanjikan Emas atau Tembaga?
| Selasa, 22 September 2026 | 10:26 WIB

Tensi Geopolitik Makin Memanas, Lebih Menjanjikan Emas atau Tembaga?

Perang yang terlalu berkepanjangan dapat memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi global dan menekan aktivitas industri.

Ketika Kota Boleh Berutang
| Selasa, 22 September 2026 | 10:23 WIB

Ketika Kota Boleh Berutang

Alternatif pinjaman melalui SMI layak dipertimbangkan. SMI akan menilai kelayakan proyek dan kemampuan membayar sebelum memberikan pinjaman. 

Rusun Subsidi Bakal Dibangun di Tanah Negara
| Selasa, 22 September 2026 | 09:52 WIB

Rusun Subsidi Bakal Dibangun di Tanah Negara

Usulan tersebut dinilai positif, tetapi membutuhkan kejelasan skema investasi apabila pengembang swasta tetap dilibatkan.

Transformasi Bisnis dan Kepemilikan Saham SINI; dari Kustarjo ke Hapsoro dan Prajogo
| Selasa, 22 September 2026 | 09:39 WIB

Transformasi Bisnis dan Kepemilikan Saham SINI; dari Kustarjo ke Hapsoro dan Prajogo

Harga saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) melonjak berkali-kali lipat seiring perubahan bisnis dan peralihan kepemilikan.

Rogoh Dana Rp 6,91 Triliun, SILO Akuisisi 14 Perusahaan
| Selasa, 22 September 2026 | 08:48 WIB

Rogoh Dana Rp 6,91 Triliun, SILO Akuisisi 14 Perusahaan

Seluruh perjanjian jual beli saham dan perjanjian opsi jual sudah ditandatangani SILO bersama pihak terafiliasi First REIT pada 1 April 2026. ​

Saham TLKM Tertekan, Investor Menanti Katalis dari NeutraDC dan InfraNexia
| Selasa, 22 September 2026 | 08:41 WIB

Saham TLKM Tertekan, Investor Menanti Katalis dari NeutraDC dan InfraNexia

Dalam sepekan terakhir, asing mencatat jual bersih saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 258,37 miliar. 

Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market, Dana Asing Bisa Terbang Menuju Negeri Paman Ho
| Selasa, 22 September 2026 | 08:40 WIB

Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market, Dana Asing Bisa Terbang Menuju Negeri Paman Ho

Kenaikan status Vietnam dari frontier market menjadi emerging market, bisa menarik dana asing di bursa Asia termasuk Indonesia

Investor Tunggu Data BI, IHSG Masih Rawan Koreksi
| Selasa, 22 September 2026 | 08:22 WIB

Investor Tunggu Data BI, IHSG Masih Rawan Koreksi

 IHSG masih cenderung volatil, seiring dengan meningkatnya perhatian investor terhadap kebijakan moneter global

INDEKS BERITA

Terpopuler