Sektor Informal Bisa Terdampak WFH
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana kebijakan work from home (WFH)/work from anywhere (WFA) satu hari selama sepekan untuk aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan swasta berpotensi menekan pendapatan pelaku usaha di sektor informal.
Saat ini, jumlah pekerja informal di Indonesia masih mendominasi pasar tenaga kerja, dengan angka mencapai sekitar 84 juta–86 juta orang per akhir 2025. Meski porsinya perlahan menurun, sektor informal masih mencakup sekitar 57,7%–59,4% dari total penduduk bekerja.
