Serapan APBN Awal 2026 Masih Seret
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pola klasik kembali terulang. Serapan belanja negara di awal tahun 2026 akan kembali melambat, hingga menahan daya dorong fiskal ke perekonomian nasional pada kuartal I. Masalah arus kas pemerintah di awal tahun dan proses administrasi belanja menjadi faktor utama yang membuat APBN belum optimal bekerja.
Direktur Riset Bright Institute Muhammad Andri Perdana menilai, lambannya serapan belanja di awal tahun bukan lagi persoalan teknis sesaat, melainkan masalah struktural yang terus berulang dan sulit diselesaikan. Salah satu biang keladinya adalah keterbatasan cash flow pemerintah akibat penerimaan negara yang belum solid.
