Strategi Bisnis Sarimelati Kencana (PZZA) Meracik Laba

Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:22 WIB
Strategi Bisnis Sarimelati Kencana (PZZA) Meracik Laba
[ILUSTRASI. Gerai Pizza Hut (KONTAN/Baihaki)]
Reporter: Vina Elvira | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), pengelola jaringan restoran Pizza Hut di Indonesia, tetap berfokus memperkuat bisnis domestik di tengah perubahan kepemilikan Pizza Hut secara global. Pada September lalu, Yum! Brands mengumumkan penyelesaian penjualan bisnis Pizza Hut di luar China kepada LongRange Capital.

Sarimelati Kencana memegang lisensi penuh Pizza Hut di Indonesia. Selama hampir empat dekade, PZZA memperoleh hak dari Pizza Hut Asia Pacific Holdings LLC (Yum!) untuk mendirikan dan mengoperasikan gerai Pizza Hut. Sebagai imbalannya, grup diharuskan membayar beban waralaba (franchise fee) kepada Yum! untuk setiap gerai baru dengan layanan makan di tempat (PHR) maupun layanan pesan antar (PHD).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

MBSS Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Buyback Saham
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:00 WIB

MBSS Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Buyback Saham

Aksi korporasi ini akan dilaksanakan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) mulai 22 Oktober 2026 hingga 21 Januari 2027.​

Dapat Restu Pemegang Saham, IPAC Resmi Delisting dari BEI
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Dapat Restu Pemegang Saham, IPAC Resmi Delisting dari BEI

Seluruh pemegang saham independen di RUPSLB telah menyetujui perubahan status  PT Era Graharealty Tbk (IPAC) menjadi go private dan delisting.

Pembatasan Kuota Bisa Menekan Laba Emiten Nikel dan Batubara
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Pembatasan Kuota Bisa Menekan Laba Emiten Nikel dan Batubara

Kementerian ESDM telah menyetujui revisi RKAB untuk produksi batubara sebesar 700 juta ton dan produksi nikel 290 juta ton.​

Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Diusulkan Jadi Acuan Utama Penghitungan UMP 2027
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Diusulkan Jadi Acuan Utama Penghitungan UMP 2027

Pemerintah akan memperhitungkan kebutuhan hidup layak (KHL) dalam penetapan upah minimum provinsi (UMP) 2027.

Memacu Efek Ekonomi dari Investasi KEK
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Memacu Efek Ekonomi dari Investasi KEK

KEK sejauh ini menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,

ARNA Mencetak Pertumbuhan Kinerja di Kuartal III-2026
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:31 WIB

ARNA Mencetak Pertumbuhan Kinerja di Kuartal III-2026

Produsen keramik PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih hingga kuartal III-2026.

RAAM Terus Menambah Jaringan Bioskop dan Bisnis Hiburan
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:29 WIB

RAAM Terus Menambah Jaringan Bioskop dan Bisnis Hiburan

PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) sepanjang tahun ini fokus untuk memperluas jaringan layar dan bisnis hiburan.

Harga Sulfur Turun 21,17%, Saham MBMA, NCKL, dan INCO Berpeluang Diuntungkan
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:27 WIB

Harga Sulfur Turun 21,17%, Saham MBMA, NCKL, dan INCO Berpeluang Diuntungkan

Gangguan pasokan, kenaikan biaya logistik, ataupun lonjakan permintaan industri secara mendadak dapat kembali mendorong harga sulfur.

Strategi Bisnis Sarimelati Kencana (PZZA) Meracik Laba
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:22 WIB

Strategi Bisnis Sarimelati Kencana (PZZA) Meracik Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) kini mengoperasikan 579 gerai Pizza Hut Restaurant dan Pizza Hut Delivery yang tersebar.

Rupiah Tertekan, BI Rate Terancam Naik Lagi
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Rupiah Tertekan, BI Rate Terancam Naik Lagi

BI memperkuat likuiditas, tetapi peluang kenaikan suku bunga terbuka hingga akhir tahun.              

INDEKS BERITA

Terpopuler