Tekanan Inflasi Menghantui
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan inflasi makin mencemaskan. Tekanan inflasi hingga September 2026 dilaporkan tak kunjung mereda dan diperkirakan masih akan berlanjut sampai akhir tahun. Sementara itu, kondisi eksternal juga kurang bersahabat. Perang yang tak kunjung usai, kenaikan harga minyak mentah dunia yang tembus US$ 100 per barel, dan lesunya permintaan global, turut menekan nilai tukar rupiah. Perkembangan kondisi domestik dan global ini dikhawatirkan akan membuka opsi bagi munculnya pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut.
Seperti dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis, 1 Oktober 2026 lalu, inflasi pada September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan sebesar 3,28% secara tahunan. Sementara secara tahun kalender, inflasi tercatat sebesar 2,17%. Inflasi di September ini meningkat atau lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya, baik secara bulanan maupun tahunan. Pada Agustus 2026, inflasi tercatat sebesar 0,21% secara bulanan dan 3,19% secara tahunan.
