Tren Positif Berlanjut, Semester I 2023 Darma Henwa (DEWA) Tetap Meraup Laba Bersih

Senin, 09 Oktober 2023 | 13:30 WIB
Tren Positif Berlanjut, Semester I 2023 Darma Henwa (DEWA) Tetap Meraup Laba Bersih
[ILUSTRASI. Aktivitas penambangan batubara yang dilakukan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). DOK/DEWA]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren positif kinerja keuangan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berlanjut di semester I-2023. Kondisi ini terlihat baik di top line maupun bottom line.

Berdasar laporan keuangan per 30 Juni 2023 yang dipublikasikan Senin, 9 Oktober 2023, DEWA mencatatkan kenaikan pendapatan 26,95% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 3,57 triliun. 

Kenaikan pendapatan terutama ditopang oleh pendapatan dari dua perusahaan pemilik pertambangan batubara; PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia.

Secara keseluruhan, pendapatan dari pihak berelasi seperti dua perusahaan di atas, masih menjadi penyumbang utama bagi pendapatan Darma Henwa. Per 30 Juni 2023 mencapai 98,93% dari total pendapatan DEWA.

Pada saat bersamaan, persentase kenaikan beban pokok pendapatan DEWA tumbuh lebih kecil, yakni sekitar 20,72% secara tahunan menjadi Rp 3,31 triliun. 

Walhasil, laba kotor DEWA pun melambung hingga 280,13% secara tahunan menjadi Rp 256,67 miliar.

Baca Juga: Awal Oktober, Dana Asing Hengkang Rp 2,5 Triliun

Sementara laba usaha yang dibukukan emiten jasa pertambangan batubara tersebut terbang hingga 469,12% (yoy) menjadi Rp 103,58 miliar. Ini terjadi di tengah jumlah beban lain-lain - neto DEWA yang membengkak hingga 210,39%.

Beban keuangan yang ditanggung DEWA juga menciut, dari Rp 129,06 miliar pada semester I-2022 menjadi Rp 96,58 miliar di semester I-2023.

Ujung-ujungnya, per 30 Juni 2023 DEWA berhasil membukukan laba bersih Rp 12,75 miliar. Sementara pada periode yang sama tahun lalu Darma Henwa mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 118,25 miliar.

Realisasi kinerja DEWA yang positif melanjutkan tren positif yang telah berlangsung sejak kuartal I-2023. Pada tiga bulan pertama tahun ini, DEWA membukukan laba bersih Rp 7,90 miliar setelah pada kuartal I-2022 merugi Rp 45,24 miliar.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Senin 9 Oktober 2023 harga saham DEWA menguat 1,35% ke Rp 75 per saham.

 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Simak Profil BTPS, Kuda Hitam Bank Syariah dengan Aset Terbesar Kedua Setelah BRIS
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:30 WIB

Simak Profil BTPS, Kuda Hitam Bank Syariah dengan Aset Terbesar Kedua Setelah BRIS

Laba bersih PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) tahun 2026 diperkirakan akan mampu naik ke Rp 1,35 triliun.

Artotel Raup Cuan Lebaran, Tingkat Hunian Naik Signifikan
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:30 WIB

Artotel Raup Cuan Lebaran, Tingkat Hunian Naik Signifikan

Pada periode mudik Lebaran, okupansi hotel Artotel diklaim dapat mencapai hampir 100%, khususnya pada rentang H-5 hingga H+5.

Manuver Asing di Saham Emas: Blackrock Kantongi Cuan Ratusan Miliar di ANTM dan BRMS
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:20 WIB

Manuver Asing di Saham Emas: Blackrock Kantongi Cuan Ratusan Miliar di ANTM dan BRMS

Sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026, investor asing institusi menunjukkan agresivitasnya di saham produsen emas.

Kedaulatan Energi RI Dipasung Perjanjian ART, Keputusan Sembrono Malah Bikin Rugi
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:05 WIB

Kedaulatan Energi RI Dipasung Perjanjian ART, Keputusan Sembrono Malah Bikin Rugi

Agreement on Reciprocal Trade (ART) dinilai sebagai langkah mundur yang mengkhianati jerih payah Indonesia memperkuat kemandirian energi.

Pergeseran Tren Properti 2026: Rumah Kecil Laris Manis, Pasar Sewa Jadi Pilihan
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:10 WIB

Pergeseran Tren Properti 2026: Rumah Kecil Laris Manis, Pasar Sewa Jadi Pilihan

Di tengah mahalnya harga properti, pasar sewa rumah menjelma menjadi katup penyelamat yang kian diminati.

ETF Jadi Faktor Pendorong Kenaikan Permintaan Emas, Simak Sederet Kelebihannya
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:05 WIB

ETF Jadi Faktor Pendorong Kenaikan Permintaan Emas, Simak Sederet Kelebihannya

Pembelian Exchange Traded Fund (ETF emas secara global tumbuh menjadi 801,2 ton pada 2025, terbesarkedua dalam sejarah.

Lonjakan Arus Mudik dan Jalan Tol Baru Bisa Poles Kinerja Jasa Marga (JSMR)
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:33 WIB

Lonjakan Arus Mudik dan Jalan Tol Baru Bisa Poles Kinerja Jasa Marga (JSMR)

Jasa Marga bukukan pendapatan Rp 19,8 triliun di 2025, ditopang tol baru.Simak detail performa dan prospek sahamnya di sini.

Berkah Ramadan dan Lebaran, Transaksi Gadai & Penjualan Emas Pegadaian Melonjak Tajam
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:05 WIB

Berkah Ramadan dan Lebaran, Transaksi Gadai & Penjualan Emas Pegadaian Melonjak Tajam

Transaksi cicil emas dan tabungan emas di Pegadaian selama Ramadan tetap tumbuh namun lebih lambat dibanding sebelum Ramadan.

Kinerja Positif! Reksadana Pasar Uang Syariah bisa Jadi Pilihan Saat Pasar Bergolak
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:00 WIB

Kinerja Positif! Reksadana Pasar Uang Syariah bisa Jadi Pilihan Saat Pasar Bergolak

Strategi investor memarkir dananya di reksadana pasar uang merupakan langkah strategis untuk memitigasi risiko.

Ruang Aman bagi Siapa Saja untuk Curhat Apa Saja
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 06:30 WIB

Ruang Aman bagi Siapa Saja untuk Curhat Apa Saja

Kesehatan mental perlu seseorang pantau dan jaga. Pengembang aplikasi journaling dan kesehatan mental ingin menangkap peluang ini.

INDEKS BERITA

Terpopuler