Eskalasi konflik di Timur Tengah kembali memicu perdebatan di dalam negeri mengenai arah kebijakan luar negeri Indonesia. Serangan militer AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026 bukan hanya memicu respons keras dari Teheran, tetapi juga membuka kembali diskusi di Indonesia terkait keanggotaan pemerintah dalam forum Board of Peace (BoP).
Perkembangan tersebut menunjukkan betapa rapuhnya stabilitas kawasan. Ketika konflik bersenjata meningkat, banyak negara dipaksa menilai ulang posisi diplomatiknya. Indonesia pun tidak berada di luar pusaran dinamika tersebut.
