Urgensi Instrumen Investasi yang Aman

Rabu, 12 Februari 2025 | 04:39 WIB
Urgensi Instrumen Investasi yang Aman
[ILUSTRASI. Suasana dealing room transaksi Surat Berharga Negara (SBN) di Bank Negara Indonesia (BNI), Jakarta, Selasa (21/1/2025). Pemerintah akan kembali menerbitkan SBN ritel sepanjang 2025. Tahun ini Kementerian Keuangan menjadwalkan penawaran untuk 8 seri baru SBN ritel. Obligasi Negara Ritel (ORI) akan jadi jenis SBN ritel yang ditawarkan pertama kali tahun ini. Penawaran akan dilakukan pada 27 Januari hingga 20 Februari 2025. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)]
Hanifah Setyaningrum | Analis DJPPR Kementerian Keuangan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai kerugian masyarakat Indonesia akibat investasi ilegal (investasi bodong) mencapai Rp 139,67 triliun selama 2017 hingga 2023 (OJK, 2024). Sejak 2017, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menutup 10.890 entitas ilegal yang meliputi investasi ilegal dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Masyarakat banyak yang terjebak tawaran investasi dan pinjol ilegal. Bagaimana untuk mengatasi hal tersebut? Tulisan ini akan menjelaskan berbagai faktor penyebab dan solusi agar masyarakat terhindar dari investasi ilegal, termasuk pilihan instrumen investasi yang aman dan menguntungkan. 

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan banyak orang terjerat investasi ilegal. Pertama, kurangnya pengetahuan dan literasi keuangan. Hal ini selaras dengan hasil survei Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan OJK pada 2024 yang menunjukkan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 65,43%, lebih rendah dibandingkan tingkat inklusi keuangan sebesar 75.02%. Hal tersebut mengindikasikan banyak masyarakat berinvestasi namun tidak memahami risiko yang dihadapi sehingga sering dimanfaatkan pelaku investasi bodong untuk mencari keuntungan. Kurangnya edukasi dan pengetahuan keuangan dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap tawaran investasi ilegal (Adler, 2014). 

Baca Juga: PalmCo Dipastikan Batal IPO, Direktur Utama PTPN Group Ungkap Alasannya

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000
Business Insight

Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan

-
Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ratingnya dipangkas Pefindo, Begini Profil Utang dan Likuiditas Wijaya Karya (WIKA)
| Rabu, 12 Februari 2025 | 09:45 WIB

Ratingnya dipangkas Pefindo, Begini Profil Utang dan Likuiditas Wijaya Karya (WIKA)

Pefindo menurunkan corporate rating WIKA menjadi idCCC dengan label credit watch with negative implication.

Antisipasi Efisiensi Anggaran, Pelaku Bisnis Mengintip Peluang Segmen Wisata Baru
| Rabu, 12 Februari 2025 | 08:38 WIB

Antisipasi Efisiensi Anggaran, Pelaku Bisnis Mengintip Peluang Segmen Wisata Baru

Wellness tidak hanya terkait kegiatan seperti spa, melainkan aktivitas lain yang berbalut rekreasi seperti berendam di air panas atau yoga.

Pemerintah Menggenjot Proyek Irigasi Nasional
| Rabu, 12 Februari 2025 | 08:35 WIB

Pemerintah Menggenjot Proyek Irigasi Nasional

Setelah proses identifikasi, Kementerian PU akan berkirim surat ke Kementerian Keuangan untuk meminta anggarannya

Perwira Aktif TNI Mulai Merambah Jabatan Sipil di Lembaga Strategis
| Rabu, 12 Februari 2025 | 08:32 WIB

Perwira Aktif TNI Mulai Merambah Jabatan Sipil di Lembaga Strategis

Bulog sebagai perusahaan BUMN, tidak termasuk dalam pengecualian yang diatur dalam pasal Pasal 4 UU TNI

 Defisit dan Inflasi akan Kerek Tarif BPJS Kesehatan
| Rabu, 12 Februari 2025 | 08:28 WIB

Defisit dan Inflasi akan Kerek Tarif BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan mengalami defisit hingga Rp 9,56 triliun sepanjang tahun lalu salah satunya akibat banyak peserta tidak aktif

Pertamina Tunggu Revisi Aturan BBM Subsidi
| Rabu, 12 Februari 2025 | 08:23 WIB

Pertamina Tunggu Revisi Aturan BBM Subsidi

Di sepanjang 2024, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) menerima 356 aduan atas dugaan penyimpangan distribusi solar bersubsidi.

Kejagung Menyigi Korupsi Minyak
| Rabu, 12 Februari 2025 | 08:19 WIB

Kejagung Menyigi Korupsi Minyak

Dalam penggeledahan, tim penyidik menyita barang, antara lain lima dus dokumen, 15 unit handphone, satu unit laptop, dan empat soft file.

Indonesia Kaji Dampak Filipina Stop Ekspor Nikel
| Rabu, 12 Februari 2025 | 08:13 WIB

Indonesia Kaji Dampak Filipina Stop Ekspor Nikel

Industri nikel Indonesia bisa membuka peluang ekspansi menyikapi kebijakan restriktif Filipina yang menyetop ekspor

Mau Private Placement Lagi Untuk Tekan Utang, Simak Profil Utang dan Likuiditas DEWA
| Rabu, 12 Februari 2025 | 07:58 WIB

Mau Private Placement Lagi Untuk Tekan Utang, Simak Profil Utang dan Likuiditas DEWA

PT Darma Henwa Tbk bakal kembali melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement.

Asing Kian Doyan Jualan Saham ADRO, Terbesar Oleh Dimensional Fund dan Manulife
| Rabu, 12 Februari 2025 | 07:45 WIB

Asing Kian Doyan Jualan Saham ADRO, Terbesar Oleh Dimensional Fund dan Manulife

Divestasi AADI akan membuat pendapatan dan laba bersih ADRO tergerus signifikan hingga beberapa tahun ke depan. 

INDEKS BERITA

Terpopuler