Waspada Efek Risiko Pelebaran Defisit Transaksi Berjalan
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Surplus neraca perdagangan barang yang masih terjadi hingga akhir 2025, belum mampu menopang transaksi berjalan Indonesia. Pada kuartal IV-2025, transaksi berjalan berbalik defisit, setelah mencetak surplus pada kuartal sebelumnya.
Dari data Bank Indonesia (BI), defisit transaksi berjalan alias current account deficit (CAD) pada kuartal IV-2025 sebesar US$ 2,5 miliar atau 0,7% dari produk domestik bruto (PDB). Pada kuartal sebelumnya, transaksi berjalan mencetak surplus US$ 4,0 miliar atau 1,1% dari PDB.
