Waspada! Ketahanan Energi Nasional Masih Rentan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Krisis di Selat Hormuz, yang dipicu perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran, telah memutus jalur 20% pasokan minyak mentah global. Tak pelak, kondisi tersebut kembali menguji ketahanan energi negara-negara yang selama ini masih mengandalkan impor minyak, termasuk Indonesia.
Jika perang di Timur Tengah ini berlarut-larut, maka bisa memicu krisis dan darurat energi di sejumlah negara yang tergantung pada pasokan minyak dan gas. Bahkan, Filipina menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang sudah mengumumkan kondisi darurat energi, dengan cadangan bahan bakar minyak (BBM) domestik rata-rata 45 hari.
