ESG Mandiri Investasi (MMI): Menimbang Reksadana ESG yang Tak Melulu Soal Cuan
Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) menyodorkan produk reksadana ESG. Bagaimana return, risiko, dan prospeknya?
Restrukturisasi Sebatas Demi Bertahan Hidup, Ini Tantangan Danantara di WSKT & KAEF
Kasus yang menimpa WSKT dan KAEF menunjukkan garansi nama pemerintah terbukti tidak selalu mampu melindungi kepentingan pemegang saham ritel.
Saham Big Caps Jadi Buruan dan Buangan Investor Asing
Pada 2026, asing diproyeksi akan kembali berburu saham bank big caps. Di sepanjang 2025, investor asing mencatatkan net sell Rp 17,34 triliun.
Kontradiksi Grup Salim: Saat BUMI Melesat 210%, Raksasa Konsumer Justru Terjerembap
Prospek saham Grup Salim 2026 memasuki fase matang. Intip analisis performa BUMI yang melesat 210% hingga rekomendasi trading buy ICBP..
Saham TLKM Jadi Unggulan Sektor Telko di 2026, Diborong JP Morgan, FMR dan Invesco
Fundamental dinilai kuat, simak peluang saham TLKM mencapai target harga Rp 4.000 per saham di tahun 2026.
Menakar Kekuatan Saham Saratoga (SRTG) Mengejar Target 1.780 Usai Fase Konsolidasi
Analis proyeksikan target harga hingga 1.780 didorong sinyal technical rebound dan prospek fundamental 2026.
Kinerja Saham Barang Baku Masih Bisa Melaju
Kinerja saham-saham di sektor barang material (IDX Materials) berpotensi kembali tumbuh positif pada 2026.
Mengawali Pekan di Awal Tahun di Tengah Aksi Trump, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
Perhatian pasar akan tertuju pada rilis data neraca perdagangan dan inflasi. Keduanya berpotensi mempengaruhi pergerakan pasar saham domestik.
Cek Rekening, ADRO Siap Bayar Dividen Interim Bulan Ini
Emiten pertambangan batubara itu mengumumkan penggunaan kurs konversi untuk pembagian dividen interim tahun buku 2025.
Meski Laba Anjlok, ADRO Siap Menebar Dividen Sebesar Rp 4,18 Triliun
Sesuai rencana, ADRO akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp 4,18 triliun atau setara Rp 145,14 per saham
Strategi Cuan Januari, Saat IHSG Potensi Melambung
Fenomena musiman January Effect berpeluang berpeluang mendongkrak performa pasar modal domestik di awal tahun ini.
IHSG Awal Pekan Ini (5/1) Berpeluang Lanjut Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang melanjutkan tren kenaikan dan menguji level psikologis baru.
Kinerja Emiten Sektor Otomotif dan Suku Cadang Masih Belum Ngegas
Lesunya penjualan sepanjang tahun 2025 lalu, turut membayangi prospek kinerja emiten sektor otomotif dan suku cadang.
Restrukturisasi Serat Optik, Strategi Emiten Telekomunikasi Agar Kinerja Menawan
Para operator telekomunikasi tengah menerapkan strategi restrukturisasi fiber optik yang berbeda-beda, tetapi dengan tujuan yang sama.
Masih Banyak Risiko yang Bisa Bikin Sakit, Selektif Memilih Saham Emiten Kesehatan
Saham-saham healthcare juga dipandang relatif defensif, terutama menghadapi 2026 yang diperkirakan bergerak pada level pertumbuhan lebih moderat.
Akuisisi SPBU ExxonMobil Tuntas, Emiten Prajogo Pangestu Menadah Pendapatan Berulang
Bisnis SPBU Esso memiliki karakter margin yang relatif tipis, namun diimbangi oleh turnover yang tinggi dan sifat pendapatan yang berulang.
Ada Anak Hashim Djojohadikusumo, Simak Haluan Baru TRIN di Tahun Kuda Api
TRIN tidak satu grup perusahaan dengan WIFI. Namun, TRIN akan menjadi satu ekosistem dengan semua perusahaan keluarga Djojohadikusumo.
Tahun 2026 Fase Transisi, Hati-Hati Membidik Cuan dari Aset Kripto
Berinvestasi aset kripto pada 2026 wajib lebih disiplin. Pasar kripto global disinyalir masih fase transisi.
Ada Dugaan Duit Investor Indodax Hilang, Ini Kata OJK
OJK sudah meminta Indodax menelusuri dan memastikan tidak ada kepentingan atau aset nasabah yang dirugikan.
Mata Uang Asia Bergerak Bervariasi di Awal Tahun
Pada perdagangan Jumat (2/1) rupiah di pasar spot melemah 0,23% secara harian ke Rp 16.725 per dolar AS
Adhi Karya (ADHI) Menyelesaikan Hunian di Aceh Tamiang
Melalui pembangunan nonstop selama enam hari, Rumah Hunian Danantara Tahap I berhasil diselesaikan dan terus dikejar untuk tahap selanjutnya
Hati-Hati Kripto Masih Rentan Terkoreksi
Hingga saat ini sentimen utama yang mempengaruhi pasar masih berkisar pada kondisi likuiditas global.
Kurs Rupiah Potensi Lemas di Awal Tahun, Ini Penyebabnya
Rupiah masih sulit diprediksi karena liburan. "Namun dengan indeks dolar AS yang masih naik, rupiah berpotensi tertekan,
Emiten Konglomerasi Menjadi Tumpuan di Tahun 2026, Pelemahan Rupiah Jadi Beban
Tekanan terhadap rupiah terutama berasal dari faktor fundamental dalam negeri. Maka, rupiah masih dalam tren pelemahan.
Hari Perdana Perdagangan di Bursa Saham Indonesia, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini
Pelaku pasar masih mencermati berbagai sentimen global dan domestik yang berpotensi mempengaruhi arah IHSG ke depan.

