Ada Peluang Diskon Tarif Jalan Tol di Atas 20%

Kamis, 13 Maret 2025 | 04:15 WIB
Ada Peluang Diskon Tarif Jalan Tol di Atas 20%
[ILUSTRASI. Foto udara kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama 1 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/12/2024). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/tom.]
Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerapan diskon tarif tol selama mudik Lebaran tahun ini semakin panjang. Usai menerapkan diskon 20% tarif jalan tol di sejumlah rute, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membuka peluang menerapkan diskon tarif lebih dari 20% selama periode tersebut.  

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti bilang, pihaknya akan mendalami adanya usulan tersebut. Penilaiannya rencana tersebut bisa mengurai kepadatan lalu lintas pada saat periode mudik.

"Kalau bisa hari-hari yang dekat (Lebaran) diskonnya jangan banyak-banyak, tapi hari yang masih jauh dari Lebaran diskonnya bisa ditambahkan. Harapannya tidak terjadi kepadatan di hari dekat Lebaran," kata Diana dijumpai usai rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (11/3). 

Baca Juga: Diskon Tarif Tol Tak Menekan Jasa Marga & Hutama Karya

Sebelumnya, PT Jasa Marga Tbk memberikan potongan tarif tol 20% untuk perjalanan langsung di ruas tol Jawa, terutama dari Jakarta menuju Semarang. Kemudian, 
PT Hutama Karya juga turut memberikan diskon tarif tol serupa selama periode mudik Lebaran di ruas jalan tol kelolaannya yang ada di tol Trans Sumatra.

Selain kepastian diskon tarif tol, Kementerian PU juga tengah melakukan preservasi jalan yang akan dilalui pada arus mudik Lebaran 2025. Pihaknya menargetkan perbaikan jalan tuntas di H-10 sebelum Lebaran. 

 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pajak Si Super Kaya Bisa Tambal Defisit APBN
| Senin, 27 April 2026 | 14:25 WIB

Pajak Si Super Kaya Bisa Tambal Defisit APBN

Berdasarkan laporan Celios, nilai kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia melampai APBN              

Efek Perang Permintaan PLTS Melonjak, Ekspor Panel Surya Cina Capai Rekor Tertinggi
| Senin, 27 April 2026 | 10:00 WIB

Efek Perang Permintaan PLTS Melonjak, Ekspor Panel Surya Cina Capai Rekor Tertinggi

Skala program ini membuka peluang industri nyata, yakni manufaktur panel surya domestik, penciptaan lapangan kerja, dan transfer teknologi hijau.

Sideways Sepanjang April 2026, Ke Mana Arah Harga Emas?
| Senin, 27 April 2026 | 09:00 WIB

Sideways Sepanjang April 2026, Ke Mana Arah Harga Emas?

Pembukaan Selat Hormuz jadi kunci penting, jika harga minyak stabil di bawah US$ 80 per barel, maka harga emas bisa terangkat lagi.

Badai Krismon Tahun 1998 Pasti Kembali?
| Senin, 27 April 2026 | 08:42 WIB

Badai Krismon Tahun 1998 Pasti Kembali?

Badai krisis bisa kembali! Pelajaran dari 1998 sangat penting. Pemerintah harus bertindak cepat. Cari tahu langkah krusialnya.

Saham Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Masih Menarik Berkat MBG
| Senin, 27 April 2026 | 08:00 WIB

Saham Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Masih Menarik Berkat MBG

Implementasi program MBG masih menopang kinerja JPFA, program ini menambah konsumsi ayam nasional secara signifikan di 2026.

Menyisir Tekanan Jual di Balik Mitos Sell in May
| Senin, 27 April 2026 | 07:41 WIB

Menyisir Tekanan Jual di Balik Mitos Sell in May

Bursa saham Indonesia tertatih-tatih berjalan. Apakah fenomena Sell in May berpeluang memperparah IHSG?

Prospek  Tahun 2026, Saat Harga Emas Stabil, HRTA Tetap Optimistis
| Senin, 27 April 2026 | 07:22 WIB

Prospek Tahun 2026, Saat Harga Emas Stabil, HRTA Tetap Optimistis

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mencetak laba fantastis 2025. Prediksi pertumbuhan 2026 tidak lagi tiga digit, simak proyeksi terbarunya!

IHSG Anjlok, Net Sell Hampir Rp 3 T, Rupiah Ambruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 27 April 2026 | 06:57 WIB

IHSG Anjlok, Net Sell Hampir Rp 3 T, Rupiah Ambruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Badai menerjang IHSG, investor asing lepas saham besar-besaran. Jangan sampai salah langkah, pahami risikonya sebelum Anda bertindak.

Daya Beli Loyo, Kredit Konsumer Semakin Lesu
| Senin, 27 April 2026 | 06:55 WIB

Daya Beli Loyo, Kredit Konsumer Semakin Lesu

​Kredit konsumer perbankan melambat seiring daya beli masyarakat melemah, mendorong bank semakin ketat menyalurkan pembiayaan.

Dolar AS Melemah Tapi Bakal Bangkit: Kejutan di Tengah Ketegangan Global?
| Senin, 27 April 2026 | 06:45 WIB

Dolar AS Melemah Tapi Bakal Bangkit: Kejutan di Tengah Ketegangan Global?

Dolar AS sempat melemah di akhir pekan, namun kini berpotensi kembali menguat. Ketegangan geopolitik AS-Iran jadi pemicu. 

INDEKS BERITA

Terpopuler