Berita Special Report

Agung Podomoro Land (APLN) Menata Bayang-Bayang Risiko

Kamis, 17 Oktober 2019 | 12:57 WIB
Agung Podomoro Land (APLN) Menata Bayang-Bayang Risiko

ILUSTRASI. JAKARTA,09/08-Pekerja beraktivitas di rangka gedung pusat perbelanjaan Season City milik Agung Podomoro Land (APLN) di Jakarta, Rabu (09/08). KONTAN/Fransiskus Simbolon/09/08/2017

Memang, dua bulan menjelang jatuh tempo Obligasi Berkelanjutan I Tahap II/2014, kas dan setara kas Agung Podomoro Land menunjukkan peningkatan. Per akhir Maret 2019, kas dan setara kas perusahaan naik menjadi Rp 1,25 triliun. Peningkatan kas dan setara kas ini ditopang oleh penerimaan kas dari divestasi Hotel Sofitel Bali.

Toh, andaikan jumlah kas dan setara kas memadai untuk membayar utang yang jatuh tempo pada 2019, risiko likuiditas tidak lantas menguap. Sebab, tidak mungkin bagi perusahaan untuk menggunakan seluruh kas yang ada untuk membayar utang jatuh tempo.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini,
pastikan Anda sudah mendaftar dan login.
Reporter: Herry Prasetyo
Editor: Herry Prasetyo


Baca juga