Ambisi Trump Mencaplok Harta Karun Migas Venezuela Terganjal Biaya US$ 183 Miliar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ambisi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk menguasai ladang minyak dan gas (migas) Venezuela tampaknya tak akan terwujud semudah membalikkan telapak tangan. Butuh biaya besar dan upaya konsisten jangka panjang untuk mengungkit produksi minyak di sana yang pada lima tahun belakangan telah anjlok ke level terendahnya.
Setelah penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada awal Januari 2026, Trump langsung mengumumkan permintaan agar perusahaan minyak AS menginvestasikan miliaran dolar untuk menghidupkan kembali industri migas di Venezuela.
