Simulasi Perang Timur Tengah Terjadi 2-4 Bulan ke Harga Minyak & Ekonomi Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mendidihnya harga minyak mentah akibat eskalasi perang antara Amerika Serikat dan TImur Tengah diprediksi belum akan reda. Sejumlah pihak sudah menghitung simulasi, ketika konflik terjadi hingga 4 bulan ke depan tidak menutup kemungkinan harga minyak bisa menembus US$ 130 per barel.
Harga Brent melonjak hingga US$ 116,50 pada pembukaan pasar sebelum pulih kembali ke US$ 104,50 setelah berita tentang pelepasan cadangan minyak oleh negara G7. Namun, kenaikan tersebut mewakili peningkatan hampir 45% sejak awal konflik.
