Amerika Hadapi Masalah Serius Rantai Pasokan, Perusahaan Logistik Diminta Kerja 24/7

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:51 WIB
Amerika Hadapi Masalah Serius Rantai Pasokan, Perusahaan Logistik Diminta Kerja 24/7
[ILUSTRASI. Amerika Serikat (AS) tenah menghadapi masalah kemacetan pasokan barang serius yang mencekik pelabuhan, jalan raya dan kereta api. REUTERS/Lucy Nicholson]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Amerika Serikat (AS) tengah menghadapi masalah kemacetan pasokan barang serius yang mencekik pelabuhan, jalan raya dan kereta api. Kalau dibiarkan, Orang Amerika bakal membayar harga barang lebih mahal pada musim Libur Natal. Makanya jaringan logistik dan ritel seperti Wal-Mart, FedEx, Home Depot dan Target diminta untuk bekerja ekstra 24 jam dalam seminggu.

Presiden Joe Biden menantang para pemimpin bisnis dan serikat pekerja untuk berbuat lebih banyak demi mengurai simpanan pengiriman. Seorang pejabat senior administrasi mengatakan Pelabuhan Los Angeles akan beroperasi 24/7 sebagai langkah untuk membantu meringankan gangguan pengiriman di sana dan di Pelabuhan Long Beach.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

KPPU Guncang Kepercayaan Lender Fintech
| Selasa, 31 Maret 2026 | 05:50 WIB

KPPU Guncang Kepercayaan Lender Fintech

Putusan KPPU tekan pembiayaan, lender waspada.                                                          &nb

NPF Naik, Multifinance Perketat Pembiayaan
| Selasa, 31 Maret 2026 | 05:48 WIB

NPF Naik, Multifinance Perketat Pembiayaan

Membeli produk pembiayaan kini tak semudah dulu. Industri multifinance mencatat lonjakan rasio kredit macet. 

Target Dapen Dinilai Terlalu Ambisius
| Selasa, 31 Maret 2026 | 05:46 WIB

Target Dapen Dinilai Terlalu Ambisius

Target pertumbuhan aset dana pensiun 10%-12% oleh OJK memicu optimisme sekaligus kekhawatiran. Pelaku DPLK yakin bisa, namun ADPI ragu. 

Pembangunan Gedung Legislatif & Yudikatif Berlanjut
| Selasa, 31 Maret 2026 | 05:45 WIB

Pembangunan Gedung Legislatif & Yudikatif Berlanjut

Pembangunan gedung perkantoran untuk lembaga legislatif dan yudikatif yang masuk dalam pengerjaan tahap kedua.

Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Incar Pertumbuhan Dua Digit
| Selasa, 31 Maret 2026 | 05:40 WIB

Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Incar Pertumbuhan Dua Digit

IPCC mengejar pertumbuhan kinerja dobel digit pada tahun ini. IPCC optimistis bisa menjaga tren positif pasca mencetak rekor laba tertinggi 

Rupiah Melemah ke 17.000: Waspada Risiko Tekanan Fiskal APBN
| Selasa, 31 Maret 2026 | 05:30 WIB

Rupiah Melemah ke 17.000: Waspada Risiko Tekanan Fiskal APBN

Nilai tukar rupiah sentuh 17.000 per dolar AS, dipicu perang Timur Tengah dan beban APBN yang semakin tinggi. 

Transaksi Platform Marketplace Naik Selama Periode Ramadan
| Selasa, 31 Maret 2026 | 05:27 WIB

Transaksi Platform Marketplace Naik Selama Periode Ramadan

Mencatat peningkatan penjualan selama periode Ramadan 2026 melalui kampanye belanja Big Ramadan Sale 2026.

Mobilitas Lebaran Tahun Ini Melonjak
| Selasa, 31 Maret 2026 | 05:25 WIB

Mobilitas Lebaran Tahun Ini Melonjak

Total mobilitas masyarakat pada periode libur Lebaran di tahun ini mencapai sebanyak 147,55 juta orang.

Saatnya Membangun Transportasi Umum
| Selasa, 31 Maret 2026 | 05:05 WIB

Saatnya Membangun Transportasi Umum

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah merilis kebijakan untuk mendukung transportasi publik di daerah.

Ada Potensi Inflasi Maret 2026 Melandai
| Selasa, 31 Maret 2026 | 05:05 WIB

Ada Potensi Inflasi Maret 2026 Melandai

Inflasi tahunan Maret diperkirakan melandai karena efek basis yang rendah mulai memudar             

INDEKS BERITA

Terpopuler