Berita Refleksi

Anak dan Kabar Perang

Oleh hasbi maulana - Managing Editor
Sabtu, 20 April 2024 | 04:00 WIB
Anak dan Kabar Perang

ILUSTRASI. TAJUK - Hasbi Maulana

Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - Perang, tragedi kemanusiaan yang telah mewarnai sejarah umat manusia sejak dahulu kala. Kini, di era digital, informasi tak lagi terikat ruang dan waktu. Masyarakat di seluruh dunia dapat menjadi saksi mata dan reporter dari medan perang, berkat kemudahan akses media sosial.

Namun, di balik akses informasi yang terbuka lebar, terdapat bahaya tersembunyi yang mengintai generasi muda, khususnya anak-anak. Konten-konten kekerasan, termasuk berita dan video peperangan, dengan mudahnya tersaji di layar media sosial yang mereka akses lewat televisi atau telepon genggam.
Paparan konten kekerasan iniĀ  bisa menjadi racun yang perlahan meracuni mental dan emosional anak-anak. Kecemasan, ketakutan, trauma, hingga perilaku agresif dan destruktif, bisa menjadi konsekuensi yang tak terhindarkan.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Terbaru
IHSG
7.136,71
1.61%
-116,92
LQ45
886,50
1.59%
-14,31
USD/IDR
16.064
0,43
EMAS
1.338.000
0,38%