Analisis JPFA: Tekanan Rupiah & SBM, Bisakah Laba Bersih Tetap Kuat?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) pada 2026 menghadapi tekanan, seiring potensi kenaikan biaya produksi yang dapat menekan margin emiten unggas tersebut.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menilai, kenaikan harga komoditas global, khususnya minyak mentah, berpotensi mendorong permintaan biodiesel yang berbasis crude palm oil (CPO). Dampaknya, harga bungkil kedelai atau soybean meal (SBM) sebagai bahan baku pakan, turut terdorong naik.
