Antisipasi El Nino, Cadangan Beras Cukup 11 Bulan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino akan aktif mulai Juni 2026 dengan intensitas moderat hingga kuat dan berlangsung hingga awal 2027. Pemerintah telah melakukan berbagai langkah mitigasi seiring memasuki musim kemarau, mengingat fenomena ini berpotensi memicu cuaca yang lebih kering dan berkepanjangan.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memastikan pemerintah siap menghadapi potensi kemarau ekstrem akibat El Nino di dalam negeri. Dia mengklaim cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog, standing crop, serta yang beredar di masyarakat saat ini mencapai 28 juta ton. Jumlah tersebut diyakini mampu memenuhi kebutuhan beras nasional hingga 11 bulan ke depan.
Baca Juga: Godzilla El Nino Mengancam Lumbung Pangan
