Harga Gandum Melonjak di Tengah Tekanan Rupiah, Saham INDF Jadi Pilihan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meskipun tidak memiliki lahan pertanian gandum, Indonesia merupakan salah satu negara dengan konsumsi produk berbahan dasar gandum yang cukup tinggi. Alhasil, industri terigu dalam negeri masih sangat bergantung pada bahan baku impor.
Kondisi ini membuat kenaikan harga gandum dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah menjadi faktor yang perlu dicermati oleh emiten dengan eksposur besar terhadap tepung terigu. Mengutip Trading Economics, harga gandum dunia pada tahun ini telah melonjak 28,34%, dari kisaran US$ 506,52 per bushel atau sekitar 60 pon menjadi US$ 650,08 per bushel pada Kamis (13/8/2026).
