Astrindo Nusantara Optimistis Mencetak Pertumbuhan Pendapatan hingga 15%

Selasa, 04 Februari 2020 | 05:54 WIB
Astrindo Nusantara Optimistis Mencetak Pertumbuhan Pendapatan hingga 15%
[ILUSTRASI. Suasana kantor PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk di Jakarta, Kamis (31/10). KONTAN/Baihaki/31/10/2019]
Reporter: Dimas Andi | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk mengincar pertumbuhan pendapatan tahun ini di kisaran 8%-15%. Emiten dengan kode saham BIPI di Bursa Efek Indonesia ini optimistis target itu tercapai, seiring dengan peningkatan produktivitas pelabuhan yang mereka kelola.

"Potensi pendapatan tersebut bisa saja diraih asalkan ada peningkatan penanganan hasil produksi batubara di pelabuhan yang kami kelola," kata Sekretaris Perusahaan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk Kurniawati Budiman kepada KONTAN, akhir pekan lalu.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Amman Minerals (AMMN) Genjot Kapasitas Katoda Tembaga
| Selasa, 03 November 2026 | 06:30 WIB

Amman Minerals (AMMN) Genjot Kapasitas Katoda Tembaga

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) akan terus menggarap proyek Elang yang digadang sebagai pengganti Batu Hijau

Amman Minerals (AMMN) Genjot Kapasitas Katoda Tembaga
| Selasa, 03 November 2026 | 06:30 WIB

Amman Minerals (AMMN) Genjot Kapasitas Katoda Tembaga

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) akan terus menggarap proyek Elang yang digadang sebagai pengganti Batu Hijau

Yield Naik, Kupon ST017 Diprediksi Menanjak hingga Sentuh 7,1%
| Selasa, 03 November 2026 | 06:15 WIB

Yield Naik, Kupon ST017 Diprediksi Menanjak hingga Sentuh 7,1%

Pemerintah kembali menggelar penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel terakhir  pada pekan ini, yakni Sukuk Tabungan seri ST017

Hatten Bali (WINE) Perkuat Portofolio Produk Premium
| Selasa, 03 November 2026 | 06:10 WIB

Hatten Bali (WINE) Perkuat Portofolio Produk Premium

Avara adalah koleksi wine premium yang dikembangkan berdasarkan pengalaman Hatten Wines selama 32 tahun mengolah anggur di iklim tropis Bali.

AVIA Menambah Jaringan Distribusi
| Selasa, 03 November 2026 | 06:05 WIB

AVIA Menambah Jaringan Distribusi

PT Avia Avian Tbk (AVIA) menyiapkan sejumlah strategi bisnia untuk memperluas penetrasi pasar menjelang tutup tahun ini.

Tekanan Dana Asing Membayangi Pergerakan Rupiah pada Selasa (3/11)
| Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

Tekanan Dana Asing Membayangi Pergerakan Rupiah pada Selasa (3/11)

Mengawali pekan, nilai tukar rupiah kembali melemah. Melansir Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,05% ke Rp 18.156 per dolar AS

SMDR Siapkan Sembilan Kapal Baru
| Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

SMDR Siapkan Sembilan Kapal Baru

Tingginya permintaan angkutan kapal PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) tecermin dalam kinerja kuartal III-2026

Inflasi Melandai, tetapi Tekanan Belum Usai
| Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

Inflasi Melandai, tetapi Tekanan Belum Usai

Inflasi melandai pada Oktober, tetapi ancaman harga pangan dan El Nino masih membayangi.                

Permintaan Layanan Tinggi, Prospek Jangka Menengah Emiten Rumah Sakit Kian Solid
| Selasa, 03 November 2026 | 05:58 WIB

Permintaan Layanan Tinggi, Prospek Jangka Menengah Emiten Rumah Sakit Kian Solid

Investor perlu mencermati sejumlah indikator, seperti perubahan waktu penagihan piutang, hingga biaya pendanaan dari periode ke periode.

Laba Emiten Leasing Masih Menggemuk
| Selasa, 03 November 2026 | 05:35 WIB

Laba Emiten Leasing Masih Menggemuk

Sejumlah emiten multifinance mampu memupuk laba hingga dua digit meski pasar pembiayaan masih tersendat

INDEKS BERITA

Terpopuler