Asuransi Umum Andalkan Kontribusi Nasabah Lama

Senin, 18 Mei 2026 | 04:15 WIB
Asuransi Umum Andalkan Kontribusi Nasabah Lama
[ILUSTRASI. Kawasan Industri (KONTAN/Baihaki)]
Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar asuransi properti dibayangi sikap wait and see dari kalangan korporasi di awal 2026. Perusahaan asuransi umum kini semakin mengandalkan nasabah lama demi menjaga pertumbuhan bisnis dari lini tersebut.

Dalam Colliers Quarterly Property Market Report Q1 2026 Jakarta Industrial Estate, perusahaan konsultan properti Colliers Indonesia menyebut, pasar lahan industri Jabodetabek pada awal 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang lebih moderat. Di mana, investor menerapkan strategi wait and see di tengah volatilitas ekonomi global.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Daya Beli Lesu dan Bunga Tinggi Adang Sektor Properti, HBAT Siapkan Sejumlah Strategi
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:30 WIB

Daya Beli Lesu dan Bunga Tinggi Adang Sektor Properti, HBAT Siapkan Sejumlah Strategi

Minat beli properti masyarakat belum pulih, daya beli terbatas. Waspadai risiko besar hadang industri hingga tahun 2026.

Harga Saham GOTO Terdampar di Gocap, Investor Asing Terlihat Mulai Menadah
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:26 WIB

Harga Saham GOTO Terdampar di Gocap, Investor Asing Terlihat Mulai Menadah

Persaingan yang ketat, perlambatan pertumbuhan transaksi, serta tekanan terhadap margin dan valuasi menjadi risiko yang perlu dicermati investor.

Pembiayaan Emas Diprediksi Berkilau
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:25 WIB

Pembiayaan Emas Diprediksi Berkilau

Perbankan syariah tetap optimistis pembiayaan emas mampu mempertahankan tren positif ke depan meski harga logam mulia tersebut mulai koreksi

Sejumlah Proyek Tambang Jadi Kunci Pertumbuhan Bumi Resources Minerals (BRMS)
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:15 WIB

Sejumlah Proyek Tambang Jadi Kunci Pertumbuhan Bumi Resources Minerals (BRMS)

BRMS sedang kembangkan proyek tambang emas besar yang diprediksi dongkrak kinerja. Analis proyeksikan pendapatan tumbuh di tahun 2026.

Tak Cukup Bunga
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:10 WIB

Tak Cukup Bunga

Tidak boleh lagi ada kebijakan dadakan yang mengguncang pasar, seperti rencana ekspor satu pintu untuk CPO, batubara, dan paduan besi.

Dana Bank akan Semakin Banyak Mengalir ke SRBI
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:10 WIB

Dana Bank akan Semakin Banyak Mengalir ke SRBI

​Naiknya imbal hasil SRBI membuat bank lebih memilih menempatkan dana ke instrumen ini dibanding menyalurkan kredit.

Investor Obligasi Korporasi: Yield Melonjak, Ini Peluang Keuntungan Baru
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:00 WIB

Investor Obligasi Korporasi: Yield Melonjak, Ini Peluang Keuntungan Baru

Yield SBN 10 tahun melonjak ke 7,44%, tertinggi sejak 2022. Investor obligasi korporasi kini bisa menikmati potensi return lebih menarik. 

Laba Fintech Lending Berbalik Arah
| Jumat, 12 Juni 2026 | 05:35 WIB

Laba Fintech Lending Berbalik Arah

Industri pinjaman daring membukukan laba Rp 960 miliar sepanjang empat bulan pertama tahun ini, melompat 71,43% secara tahunan.

Ekspansi Tertunda Kenaikan Suku Bunga
| Jumat, 12 Juni 2026 | 05:30 WIB

Ekspansi Tertunda Kenaikan Suku Bunga

Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) memengaruhi sektor industri padat karya seperti industri tekstil dan mebel nasional.

Jual Beli Lokasi Dapur MBG Tembus 6.877 Titik
| Jumat, 12 Juni 2026 | 05:25 WIB

Jual Beli Lokasi Dapur MBG Tembus 6.877 Titik

Setelah terjadi pergantian pucuk pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN), dugaan penyimpangan kembali mencuat dalam program MBG.

INDEKS BERITA

Terpopuler