Bank Digital Terus Menambah Nasabah dan Berupaya Genjot Transaksi

Kamis, 05 Januari 2023 | 09:07 WIB
Bank Digital Terus Menambah Nasabah dan Berupaya Genjot Transaksi
[ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di kantor cabang utama Bank Raya di Menara BRILiaN, Jakarta, Kamis (17/11/2022). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/11/2022.]
Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Bank-bank digital tetap menggulirkan agenda mengakuisisi nasabah di tahun ini. Kendati upaya itu menghadapi tantangan berupa tren kenaikan suku bunga. 

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) per akhir 2022 tercatat memiliki jumlah nasabah penabung digital sebanyak 960.000. Angka itu meningkat 130.000 dari jumlah di dua bulan sebelumnya. 

Raya Digital Saving baru resmi meluncur pada Februari 2022. Sekretaris Perusahaan Bank Raya, Ajeng Putri Hapsari mengatakan, pengguna aktif bulanan aplikasi Raya memiliki rata-rata saldo  Rp 600.000. Namun, ia tidak menyebut berapa persen dari total rekening itu yang aktif bertransaksi.

Baca Juga: Simak Tantangan Bank Digital Jaring Nasabah di Tahun 2023

"Kebanyakan dari pengguna memanfaatkan fitur Saku untuk pengelolaan keuangan dan pengaturan transaksi kebutuhan harian," ujar Ajeng, Selasa (3/1). Tahun ini Bank Raya akan fokus menjaga keseimbangan antara kualitas dan kuantitas debitur. Oleh karena itu, penting bagi bank digital mendorong monthly active users (MAU). 

Sedangkan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) menargetkan jumlah nasabah mencapai 10 juta pada saat berusia satu tahun dan menembus 15 juta pada akhir 2023. 

Indra Utoyo, Direktur Utama Allo Bank mengatakan, jumlah pengguna Allo Bank per November 2022 telah mencapai 4,2 juta. Dan sampai ujung 2022 diproyeksi mencapai 5 juta. 

Baca Juga: Kopra by Mandiri Salurkan Dana Klaim Covid Rp 100 Triliun dari Pemerintah ke 2.000 RS

Adapun pengguna aktif bulanan Allo Bank baru mencapai 20%. "Kami menargetkan pengguna yang aktif bertransaksi bisa mencapai 50% dan 10% aktif meminjam," ungkap Indra.

Sementara jumlah nasabah Bank BCA Digital sudah hampir 1 juta. Direktur Keuangan Bank Central Asia (BCA), Vera Eve Lim mengatakan, platform Blu akan meluncurkan produk kredit digital di awal 2023. Pengguna aktif bulanan BCA Digital mencapai 40%.

Adapun aplikasi Bank Neo Commerce (BNC) mencatatkan jumlah pengguna sekitar 20 juta per November 2022. Angka tersebut telah meningkat dari September 2021, yang baru mencapai sekitar 9 juta-10 juta nasabah.
 

Bagikan

Berita Terbaru

Perang Berkecamuk, Cadangan Devisa Terendah Dalam 20 Bulan Terakhir
| Rabu, 08 April 2026 | 16:29 WIB

Perang Berkecamuk, Cadangan Devisa Terendah Dalam 20 Bulan Terakhir

Berdasarkan data terbaru BI, cadangan devisa berada di level US$ 148,15 miliar, turun dibandingkan posisi Februari 2026 sebesar US$ 151,90 miliar.

Waspada! Return Obligasi Rawan Terjegal Evaluasi Rating S&P dan Perang
| Rabu, 08 April 2026 | 13:17 WIB

Waspada! Return Obligasi Rawan Terjegal Evaluasi Rating S&P dan Perang

Harga obligasi pemerintah loyo pada kuartal pertama, dengan yield mendekati 7%. Masih ada peluang cuan pada 2026?

Timbang-Timbang Untung Rugi Kendaraan Listrik
| Rabu, 08 April 2026 | 12:51 WIB

Timbang-Timbang Untung Rugi Kendaraan Listrik

Kendaraan listrik sudah jadi pilihan yang serius belakangan ini. Simak, apa saja yang harus dipertimbangkan, sebelum And

Membedah Upaya MKNT Lepas dari Suspensi dan Menghidupkan Usaha Lewat Backdoor Listing
| Rabu, 08 April 2026 | 11:19 WIB

Membedah Upaya MKNT Lepas dari Suspensi dan Menghidupkan Usaha Lewat Backdoor Listing

Untuk memuluskan agenda private placement, PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) akan menggelar RUPSLB pada 16 April 2026.

Stock Split Saham DSSA, Upaya Keluar dari HSC Meski tak Menarik Buat Semua Investor
| Rabu, 08 April 2026 | 09:00 WIB

Stock Split Saham DSSA, Upaya Keluar dari HSC Meski tak Menarik Buat Semua Investor

Secara bisnis, DSSA sedang dalam mode ekspansif demi mempertebal portofolio EBT sekaligus melebarkan sayap di infrastruktur digital. 

Yield Obligasi Korporasi Melonjak: Apa Artinya Bagi Portofolio Anda?
| Rabu, 08 April 2026 | 08:52 WIB

Yield Obligasi Korporasi Melonjak: Apa Artinya Bagi Portofolio Anda?

Penerbitan obligasi korporasi justru naik saat ekonomi melambat. Pefindo ungkap alasan di balik strategi refinancing emiten.

Beleid Pajak UMKM Terbit Semester I-2026
| Rabu, 08 April 2026 | 08:49 WIB

Beleid Pajak UMKM Terbit Semester I-2026

Ia memastikan, aturan revisi pajak penghasilan (PPh) final untuk pelaku UMKM akan segera diterbitkan dalam waktu dekat

BI Setor Surplus Rp 78 Triliun ke Pemerintah
| Rabu, 08 April 2026 | 08:43 WIB

BI Setor Surplus Rp 78 Triliun ke Pemerintah

Surplus tersebut akan disetorkan BI kepada pemerintah setelah proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selesai

Pelemahan Rupiah Masih Jadi Pemberat IHSG
| Rabu, 08 April 2026 | 07:45 WIB

Pelemahan Rupiah Masih Jadi Pemberat IHSG

 Sentimen global dan pelemahan nilai tukar rupiah diprediksi masih akan menekan pergerakan IHSG hari ini.

Kinerja DEWA Ditopang Kenaikan Harga Batubara dan Diversifikasi Bisnis
| Rabu, 08 April 2026 | 07:43 WIB

Kinerja DEWA Ditopang Kenaikan Harga Batubara dan Diversifikasi Bisnis

DEWA raup laba bersih Rp 4,31 triliun di 2025. Namun, laba 2026 diprediksi normalisasi. Cek strategi baru DEWA untuk tetap untung.

INDEKS BERITA

Terpopuler