Berancang-ancang Ekspansi, Ifishdeco (IFSH) Bidik Akuisisi Tambang Nikel Baru

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:06 WIB
Berancang-ancang Ekspansi, Ifishdeco (IFSH) Bidik Akuisisi Tambang Nikel Baru
[ILUSTRASI. Pertambangan nikel PT Ifishdeco Tbk (Dok/IFSH)]
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) membidik penjualan Rp 1 triliun dengan laba bersih Rp 100 miliar pada 2026. Seiring dengan target tersebut, emiten nikel ini juga menyiapkan ekspansi melalui akuisisi tambang. Pada tahun lalu, IFSH meraih penjualan Rp 1 triliun dengan laba bersih Rp 72 miliar.

Direktur Ifishdeco, Iwan Luison, mengatakan IFSH mengusung target konservatif pada tahun ini. Mereka memilih menjaga kestabilan kinerja atau mencatat pertumbuhan moderat di tengah berbagai ketidakpastian akibat gejolak geopolitik global. Iwan mengakui tren kenaikan harga nikel dunia menjadi katalis positif bagi prospek kinerja IFSH pada 2026. Namun, kondisi tersebut juga diiringi kenaikan biaya operasional, terutama akibat lonjakan harga bahan bakar. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

ID Food Membidik 27.000 Mitra Warung Pangan
| Selasa, 21 Juli 2026 | 05:25 WIB

ID Food Membidik 27.000 Mitra Warung Pangan

Tugas Warung Pangan diklaim tidak akan bertabrakan langsung dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Satgas PHK Deteksi Ancaman PHK
| Selasa, 21 Juli 2026 | 05:20 WIB

Satgas PHK Deteksi Ancaman PHK

Jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang periode semester I-2026 sudah mencapai 32.389 pekerja.

Jabang Bayi yang Sudah Punya Mandat Besar
| Selasa, 21 Juli 2026 | 05:10 WIB

Jabang Bayi yang Sudah Punya Mandat Besar

Pemerintah tengah menyiapkan beleid khusus berbentuk Peraturan Presiden untuk operasional Koperasi Merah Putih.

Investor Masih Tunggu BI Rate, IHSG Rawan Profit Taking
| Selasa, 21 Juli 2026 | 05:00 WIB

Investor Masih Tunggu BI Rate, IHSG Rawan Profit Taking

Penguatan IHSG cenderung terbatas dan masih dibayangi sikap hati-hati investor menjelang rapat kebijakan Bank Indonesia (BI) pekan ini.

Incar Sumber Pendapatan Baru, DEWA Siapkan Langkah Diversifikasi
| Selasa, 21 Juli 2026 | 04:57 WIB

Incar Sumber Pendapatan Baru, DEWA Siapkan Langkah Diversifikasi

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mendirikan tiga anak perusahaan, yang masing-masing bergerak di sektor kelistrikan, infrastruktur, serta hospitality.

Produksi Rokok Naik, Kinerja Emiten Rokok Bisa Ngebul Lagi
| Selasa, 21 Juli 2026 | 04:54 WIB

Produksi Rokok Naik, Kinerja Emiten Rokok Bisa Ngebul Lagi

 Peningkatan produksi menjadi angin segar bagi emiten rokok, meskipun masih ada tekanan cukup tinggi terhadap profitabilitas.

Piala Dunia Tuntas, Pasar Menanti Kembalinya Likuiditas
| Selasa, 21 Juli 2026 | 04:52 WIB

Piala Dunia Tuntas, Pasar Menanti Kembalinya Likuiditas

Dana yang sebelumnya digunakan untuk taruhan memang dapat berpindah ke berbagai instrumen keuangan. Meskipun, proses ini tidak terjadi otomatis.

Premi Seret, Industri Asuransi Umum Putar Otak Demi Menjaga Laba
| Selasa, 21 Juli 2026 | 04:35 WIB

Premi Seret, Industri Asuransi Umum Putar Otak Demi Menjaga Laba

Pendapatan premi asuransi umum dan reasuransi tercatat menurun 5,03% secara tahunan menjadi Rp 62,76 triliun per Mei 2026.

Menyeruput Cuan dari Ekspansi Gerai Fore Kopi Indonesia (FORE)
| Selasa, 21 Juli 2026 | 03:29 WIB

Menyeruput Cuan dari Ekspansi Gerai Fore Kopi Indonesia (FORE)

PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) membidik pendapatan dan laba bersih tahun ini tumbuh masing-masing 50% dan 70%.

Marketing Sales Metropolitan Land (MTLA) Hampir Menembus Rp 1 Triliun di Semester I
| Selasa, 21 Juli 2026 | 03:18 WIB

Marketing Sales Metropolitan Land (MTLA) Hampir Menembus Rp 1 Triliun di Semester I

Produk rumah yang paling banyak diserap pasar Metropolitan Land (MTLA) saat ini berada pada kisaran harga di bawah Rp 2 miliar.

INDEKS BERITA

Terpopuler