Berbagai Raksasa Teknologi Bentuk Badan Pengembang Standar Metaverse

Rabu, 22 Juni 2022 | 09:33 WIB
Berbagai Raksasa Teknologi Bentuk Badan Pengembang Standar Metaverse
[ILUSTRASI. Pengunjung mencoba virtual reality di sebuah stan di Bali Digital Fest 2022 di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (9/4/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - Meta Platforms, Microsoft dan sejumlah raksasa teknologi lain yang berambisi membangun metaverse, membentuk kelompok untuk mendorong pengembangan standar industri. Standar itu bertujuan untuk membuat dunia digital yang baru lahir itu kompatibel satu sama lain.

Peserta dalam Metaverse Standards Forum (MSF) mencakup banyak perusahaan terbesar yang bekerja di bidang tersebut, mulai pembuat chip hingga perusahaan game. Badan penetapan standar yang mapan seperti World Wide Web Consortium (W3C) juga turut serta di kelompok tersebut, demikian pernyataan MSF pada Selasa.

Namun yang mencolok hilang dari daftar anggota untuk saat ini adalah Apple. Padahal, para analis memperkirakan perusahaan itu akan menjadi pemain dominan dalam balapan metaverse setelah memperkenalkan headset realitas campuran tahun ini atau tahun depan.

Baca Juga: Moderna Bakal Membangun Fasilitas Vaksin Baru di Inggris

Perusahaan game Roblox dan Niantic juga tidak termasuk di antara peserta forum. Demikian juga platform metaverse berbasis crypto seperti The Sandbox atau Decentraland.

Apple belum secara terbuka mengakui rencana untuk headset, meskipun dilaporkan telah memberikan bocoran produk kepada dewan, menurut Bloomberg. Itu tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang forum metaverse baru.

Memperkenalkan perangkat semacam itu akan menempatkan Apple dalam persaingan langsung dengan Meta, yang telah mempertaruhkan masa depannya pada pertumbuhan metaverse dan berinvestasi besar-besaran dalam perangkat keras untuk mewujudkan visinya tentang dunia maya yang saling terhubung menjadi kenyataan.

Meta, yang dikenal sebagai Facebook sampai berubah nama sebagai bagian dari poros metaverse tahun lalu, telah mengungkapkan rencana untuk headset realitas campuran dengan nama kode "Cambria" yang akan dirilis tahun ini.

Baca Juga: Dubai Jadi Rumah Baru Bagi Pedagang Komoditas Rusia, Gantikan Swiss

Apple telah banyak terlibat dalam pembuatan standar web seperti HTML5 di masa lalu. Untuk konten tiga dimensi di metaverse, Apple bekerja dengan Pixar pada format file "USDZ" dan dengan Adobe untuk memastikannya mendukung format tersebut.

Neil Trevett, seorang eksekutif di pembuat chip Nvidia yang mengepalai Forum Standar Metaverse, mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Reuters bahwa setiap perusahaan dipersilakan untuk bergabung dengan grup, termasuk peserta dari dunia kripto.

Forum tersebut bertujuan untuk memfasilitasi komunikasi antara berbagai organisasi standar dan perusahaan untuk mewujudkan "interoperabilitas dunia nyata" dalam metaverse, katanya, tanpa membahas bagaimana ketidakhadiran Apple akan mempengaruhi tujuan itu.

Bagikan

Berita Terbaru

Di Balik Rencana Arsari Kibarkan Bisnis Digital
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:51 WIB

Di Balik Rencana Arsari Kibarkan Bisnis Digital

Saat ekonomi global sarat tantangan, Arsari Group justru tancap gas untuk membangun bisnis infrastruktur digital.

 
Peta Baru Bisnis Teh usai Peracik Sariwangi Berganti
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:48 WIB

Peta Baru Bisnis Teh usai Peracik Sariwangi Berganti

Pergantian kepemilikan merek teh Sariwangi akan menandai babak baru industri teh Indonesia, di tengah ketatnya persaingan.

 
Peluang Cuan Padel: Pengusaha Raup Untung dari Jasa Sewa Raket Premium
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:44 WIB

Peluang Cuan Padel: Pengusaha Raup Untung dari Jasa Sewa Raket Premium

Olahraga padel tak hanya bikin sehat dan bikin dompet tebal. Setelah ramai sewa lapangan padel, kini ramai jasa penyewa.

Luka Etika Demokrasi
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:42 WIB

Luka Etika Demokrasi

Ingatan kolektif masyarakat Indonesia pendek dan kerap bekerja selektif. Peristiwa besar yang sempat mengguncang ruang publik perlahan pudar.

Utang Luar Negeri Dalam Tren Menurun
| Minggu, 18 Januari 2026 | 10:00 WIB

Utang Luar Negeri Dalam Tren Menurun

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), per akhir November 2025, ULN sebesar US$ 424,9 miliar, turun berturut-turut sejak Juni 2025.

Investasi Asing Tertahan, Domestik Jadi Bantalan
| Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00 WIB

Investasi Asing Tertahan, Domestik Jadi Bantalan

Realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 1.931,2 triliun, atau tumbuh 12,7% secara tahunan.

Punya Cuan Menarik, Investasi Jam Tangan Mewah Masih Diminati
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:17 WIB

Punya Cuan Menarik, Investasi Jam Tangan Mewah Masih Diminati

Minat untuk mengoleksi hingga investasi menjaga permintaan atas investasi jam tangan mewah di Indonesia

CYBR Akan Memperluas Jangkauan Pasar Keamanan Siber
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:13 WIB

CYBR Akan Memperluas Jangkauan Pasar Keamanan Siber

PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) membidik pendapatan lebih kuat dengan memperluas jangkauan ke berbagai negara

Prospek Bank Digital 2026: Kredit Diproyeksi tumbuh 11%, Sementara Laba Naik 5%
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:04 WIB

Prospek Bank Digital 2026: Kredit Diproyeksi tumbuh 11%, Sementara Laba Naik 5%

Sejumlah emiten bank digital mulai mencatatkan kenaikan harga disertai peningkatan volume transaksi, menandakan adanya akumulasi jangka pendek.

Halo Jane (HALO) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:10 WIB

Halo Jane (HALO) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit

Manajemen HALO menjalankan strategi efisiensi biaya secara berkelanjutan, khususnya pada cost of production

INDEKS BERITA

Terpopuler