Berita Refleksi

Bersiap yang Terburuk

Oleh Hasbi Maulana - Managing Editor
Selasa, 14 Desember 2021 | 09:00 WIB
Bersiap yang Terburuk

Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berharap yang terbaik, bersiap menghadapi yang terburuk. Dalam kondisi normal, waktu seperti sekarang merupakan dambaan umat manusia di seluruh dunia. Selain umat Kristiani merayakan Hari Natal, akhir tahun merupakan musim libur masyarakat luas.

Biasanya para pekerja memanfaatkan sisa jatah cuti tahunan untuk menjauh dari pekerjaan. Selain pulang kampung, sebagian orang memanfaatkan deretan hari kejepit  untuk berwisata.

Sayang sekali, tahun lalu tradisi turun temurun umat manusia di pelbagai belahan bumi itu terpaksa berhenti. Virus Covid-19 telah merampas masa libur akhir tahun, memaksa orang merayakan pergantian tahun di rumah masing-masing.

Akankah tahun ini liburan akhir tahun nan suram bakal terulang?

Entahlah. Jangankan masyarakat, pemerintah saja terkesan masih kikuk menyambut hari-hari akhir 2021. Rencana pemberlakukan kebijakan PPKM serentak seluruh Indonesia memang batal dilakukan. Namun demikian, nuansa pembatasan mobilitas masyarakat tetap terasa lewat berbagai wacana rencana kebijakan pengganti.

Tentu sebagian besar masyarakat berharap bisa melewatkan hari-hari terakhir 2021 dengan gembira. Menginap di vila bersama keluarga atau sekadar nongkrong bareng tetangga sembari karaokean.

Para pebisnis pasti juga berharap hari-hari ini konsumen mulai membelanjakan uangnya. Membeli tiket transportasi, membayar reservasi hotel, atau sekadar belanja arang dan jagung manis.

Namun, apa boleh buat, ada "faktor O" yang menghantui harapan-harapan itu. Omicron, varian Covid-19 yang sedang menyita perhatian WHO, seolah mendung yang bisa membuyarkan semua harapan.

Sejak pandemi berlaku April 2020, bisa dibilang baru saat ini orang benar-benar berani berkunjung ke pusat keramaian, mengisi kursi bus antar kota, maupun jajan makan di  sentra kuliner kelangenan.

Tentu baik mencegah lonjakan kasus baru Covid-19 terulang lagi. Namun, sebisa mungkin kegairahan  dan kegembiraan orang menjalani kegiatan akhir tahun ala kehidupan normal jangan sampai padam sebelum waktunya.

Yang penting, para pemangku kepentingan penanganan Covid-19 tingkat nasional sampai tingkat RW mempersiapkan skenario terburuk. Pastikan ketersediaan oksigen, siapkan kesediaan ruang isolasi, bangsal perawatan, obat-obatan,  serta rapikan SOP penanganan dari level pusat sampai Satgas RW. 


Baca juga

IHSG
6.646,41
0.85%
-56,86
LQ45
947,15
1.04%
-9,97
USD/IDR
14.990
0,20
EMAS
977.000
1,21%