BI Catat Aliran Modal Asing Masuk US$ 131 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:51 WIB
BI Catat Aliran Modal Asing Masuk US$ 131 Miliar
[ILUSTRASI. Teller menghitung uang di Bank Mandiri, Jakarta (KONTAN/Baihaki)]
Reporter: Siti Masitoh | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Aliran modal asing ke pasar keuangan Indonesia masih berlanjut di tengah kenaikan suku bunga global. Bank Indonesia (BI) pun memperkuat insentif lindung nilai atau hedging untuk menjaga daya tarik aset rupiah sekaligus mendorong tambahan inflow ke pasar domestik.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin Gunawan Hutapea mencatat, pada kuartal III-2026 (year to date) aliran modal asing yang masuk mencapai US$ 131 miliar. Perinciannya, inflow ke pasar surat berharga negara (SBN) US$ 27,51 dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) US$ 165,59 miliar. Sementara itu, aliran modal asing keluar dari pasar saham US$ 61,10 miliar.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Gelontorkan Rp 265 Miliar untuk Anak Usaha, SRAJ Menanti Katalis Pendorong Kinerja
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gelontorkan Rp 265 Miliar untuk Anak Usaha, SRAJ Menanti Katalis Pendorong Kinerja

Tantangan utama SRAJ antara lain masih tingginya biaya operasional, termasuk biaya tenaga medis dan pemeliharaan fasilitas.

Aksi Jual Asing Bikin IHSG Terpuruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis (1/10)
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:34 WIB

Aksi Jual Asing Bikin IHSG Terpuruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis (1/10)

Arus keluar dana asing masih menjadi perhatian pelaku pasar. Tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar memengaruhi pergerakan IHSG.

Saham GOTO Melorot Tiga Hari Beruntun ke Rp 32, Antrean Jual Masih Mengular
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:33 WIB

Saham GOTO Melorot Tiga Hari Beruntun ke Rp 32, Antrean Jual Masih Mengular

Saat ini risiko masih tinggi sehingga belum layak untuk memulai akumulasi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Saham TLKM Kena Discount Risk Premium: Potensi Re-rating atau Risiko ke Rp 2.000?
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Saham TLKM Kena Discount Risk Premium: Potensi Re-rating atau Risiko ke Rp 2.000?

Hingga ada kejelasan hasil investigasi Securities and Exchange Commission (SEC) dan DoJ, valuasi TLKM kemungkinan akan tetap mendapat discount.

Kendala Pasokan Batubara untuk Industri Semen
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Kendala Pasokan Batubara untuk Industri Semen

 Kondisi pasokan batubara untuk industri semen diklaim mulai membaik setelah sebelumnya mengalami kendala. 

WIKA Kebut Proyek Jalan Tol Akses Patimban Paket 4
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:55 WIB

WIKA Kebut Proyek Jalan Tol Akses Patimban Paket 4

Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, memiliki panjang 22,94 kilometer.

BI Catat Aliran Modal Asing Masuk US$ 131 Miliar
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:51 WIB

BI Catat Aliran Modal Asing Masuk US$ 131 Miliar

Arus modal asing yang masuk terutama ke pasar surat berharga negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Mengincar Pendapatan Rp 2 Triliun
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:50 WIB

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Mengincar Pendapatan Rp 2 Triliun

Pendapatan CSRA pada semester I-2026 meningkat 65,1% menjadi Rp 1,23 triliun, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 745,01 miliar.

Tekan Fiskal, Insentif Pajak Perlu Evaluasi
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:44 WIB

Tekan Fiskal, Insentif Pajak Perlu Evaluasi

Belanja perpajakan tahun 2026 diperkirakan sebesar Rp 576,4 triliun, naik 6,3% dari tahun lalu      

Bisnis Food & Nourishment Menambah Cuan Erajaya
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:42 WIB

Bisnis Food & Nourishment Menambah Cuan Erajaya

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menggenjot bisnis kuliner, grocery hingga lifestyle melalui Erajaya Food & Nourishment

INDEKS BERITA

Terpopuler