KONTAN.CO.ID - JAKARTA, Marisa, karyawan kantor notaris di Jakarta Selatan, galau. Sudah sekitar 11 tahun terakhir, ia mengambil produk asuransi unitlink sebuah perusahaan asuransi besar. Hasil pengelolaan investasi yang ia lihat berdasarkan laporan tiap tahun semakin jauh dari proyeksi awal.
Saat itu, Marisa mengambil asuransi unitlink untuk meng-cover risiko kesehatan dan kematian dua anaknya yang saat itu berumur tiga dan lima tahun. Produk itu sekaligus jadi bekal untuk biaya pendidikan saat masuk kuliah nanti. Apa daya, pengembangan dana sangat lambat, meski tiap bulan dia harus setor premi dua produk unitlink sebesar Rp 1,5 juta.
Berita Terkait
Berita Terbaru
Jejak Panjang Tekanan MSCI, dari Anomali IHSG hingga Ancaman Standalone Market
Sorotan terhadap pasar saham Indonesia sudah dimulai setidaknya sejak 2024, ketika kinerja indeks MSCI jauh di bawah IHSG.
Bedah Prospek Kinerja AALI dan TAPG yang Diprediksi Masih Solid Tahun Depan
Setiap kenaikan biaya ekspor Rp 100.000 per ton bakal menggerus laba emiten sekitar 1% hingga 4% untuk tahun buku 2027–2028.
Rumor Merger BCA-DBS Ditepis, BlackRock dkk Tetap Akumulasi Saham BBCA
Dalam kacamata investasi jangka panjang, prospek BBCA tetap menarik berkat efisiensi operasional dan kualitas kredit Bank BCA.
Investor Membutuhkan Jaminan Kepastian
Sejak kuartal IV-2024 hingga kuartal III-2026, realisasi investasi mencapai Rp 3.923,2 triliun, tumbuh 11,64%
Perbaikan Mendasar MBG Lebih Diperlukan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengklaim berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp 44 triliun.
Agar Rupiah Jangan Sampai Tembus Rp 20.000
Kepercayaan investor perlu dijaga untuk menyetop arus keluar dana asing
Peserta Tax Amnesty II Masih Bisa Lolos dari Sanksi
Program Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administrasi (PSA) diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-239/PJ/2026
Laba MIDI Melonjak 19,44%, Daya Beli Jadi Penentu Kinerja hingga Akhir 2026
Model bisnis MIDI yang defensif memberikan visibilitas laba lebih baik di tengah kondisi konsumsi masyarakat yang masih relatif lemah.
IHSG Makin Tertinggal dari Regional, Valuasi Terendah Sejak Krisis
Analis mengatakan, forward price to earning ratio (Forward PE)) MSCI Indonesia saat ini sudah turun ke 7,3 kali.
Akuisisi Dua Perusahaan Afiliasi Sekaligus, MKNT Ekspansi ke Bisnis Energi Terbarukan
Saham MKNT sudah mengalami ARA selama sembilan hari beruntun yang ditopang oleh tingginya minat beli.
