Bisnis Asuransi properti Belum Bertaji
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekosistem bisnis properti terlihat belum bisa berlari kencang di paruh pertama tahun 2026. Dengan prospek ekonomi yang masih kelabu, asuransi umum memilih bersikap konservatif dalam menjalankan bisnis asuransi properti.
Masih pelannya perputaran ekonomi di sektor ini setidaknya terlihat dari data Bank Indonesia yang menunjukkan outstanding Kredit Pemilikan Rumah (KPR) per Juni 2026 hanya tumbuh 4,4% secara tahunan menjadi Rp 852 triliun. Catatan ini melambat dari bulan Mei yang naik 4,7%.
