Bisnis Asuransi Syariah Tergerus Daya Beli dan Literasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri asuransi syariah menutup paruh pertama tahun 2026 dengan kinerja kurang memuaskan. Kontribusi yang didapat sektor industri tersebut turun 15,07% secara tahunan menjadi Rp 11,73 triliun.
Pengamat asuransi syariah, Wahju Rohmanti melihat tekanan daya beli masyarakat yang masih berlanjut menjadi salah satu faktor utama loyonya kinerja perusahaan asuransi syariah.
