Berita

BPH Migas Selidiki Truk Tambang dan Perkebunan yang Pakai Solar Subsidi

Kamis, 22 Agustus 2019 | 06:20 WIB

ILUSTRASI. Kelapa Sawit

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menduga ada penyelewengan penggunaan solar bersubsidi.

Para pelakunya adalah pemilik kendaraan untuk aktivitas perkebunan dan pertambangan.

BPH Migas mencurigai hal tersebut lantaran realisasi konsumsi kuota yang melesat tinggi.

Hingga Juli tahun ini, penggunaan solar bersubsidi sudah mencapai 9,04 juta kilo liter (kl) yang setara 62% dari target yang ditetapkan sampai akhir tahun nanti sebesar 15,11 juta kl.

Baca Juga: Pemerintah patok subsidi energi lebih rendah di RAPBN tahun 2020

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa, tidak menampik adanya kecurigaan penyelewengan penggunaan solar subsidi pada aktivitas perkebunan dan pertambangan.

Oleh karena itu, BPH Migas secara resmi melarang kendaraan bermotor pengangkutan hasil perkebunan, kehutanan dan pertambangan dengan jumlah roda lebih dari enam buah untuk menggunakan solar.

Larangan tersebut berbentuk surat edaran dan berlaku efektif sejak 1 Agustus 2019.

Penyelidikan di 10 provinsi

Selanjutnya
Halaman   1 2 3
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana
Editor: Tedy Gumilar

IHSG
6.231,47
0.21%
-13,00
LQ45
980,77
0.21%
-2,03
USD/IDR
14.085
-0,10
EMAS
756.000
0,53%

Baca juga