Berita Ekonomi

BPKP Menghitung Kerugian di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

Selasa, 01 Maret 2022 | 07:25 WIB
BPKP Menghitung Kerugian di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kejaksaan Agung telah meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menghitung potensi kerugian negara dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan pesawat udara di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Karena itulah saat ini BPKP tengah melakukan penghitungan secara spesifik potensi kerugian itu.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi BPKP Eri Satriana menerangkan, permintaan penghitungan kerugian negara kasus dugaan korupsi spesifik pada potensi kerugian pada saat pengadaan pesawat Bombardier CRJ 1000 dan pesawat ATR 72-600 Garuda Indonesia. Menurut Eri, permintaan Kejaksaan Agung sudah diterima Januari 2022 lalu.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru