Berita Global

Buntut Pajak Perusahaan Minimal 15%, AS Nego Soal Penghapusan Pajak Layanan Digital

Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:00 WIB
Buntut Pajak Perusahaan Minimal 15%, AS Nego Soal Penghapusan Pajak Layanan Digital

ILUSTRASI. Amerika Serikat ingin menghapuskan pajak layanan digital dan mengakhiri ancaman perang tarif dengan sejumlah negara. REUTERS/Jonathan Ernst 

Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Amerika Serikat (AS) mendapatkan peluang untuk menegosiasikan digital services taxes (DST) atau pajak layanan digital yang selama ini menimpa perusahaan-perusahaan teknologi besarnya. Menurut AS persetujuan pungutan pajak perusahaan minimal 15%, mestinya dapat menghapuskan DST dan mengakhiri ancaman perang tarif antara AS dengan sejumlah negara.

Dalam perjanjian pajak Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), pada Hari Jumat lalu sebanyak 136 negara setuju untuk mengadopsi pajak perusahaan minimal 15%. Sebagian mengalokasikan kembali hak perpajakan untuk perusahaan besar yang sangat menguntungkan ke negara tempat mereka menjual produk dan layanan.


Baca juga