Buyung Poetra Mengejar Hoki di Sumatra

Selasa, 18 Juni 2019 | 06:13 WIB
Buyung Poetra Mengejar Hoki di Sumatra
[]
Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mengendus potensi bisnis yang menjanjikan di Sumatra. Dus, selain memperluas jaringan pemasaran, mereka menyiapkan ekspansi pabrik baru di wilayah itu.

Buyung Poetra menjalin kerjasama co-branding dengan gerai Alfamart di Sumatra. Skema kerjasama tersebut bukan kali pertama yang terjadi. Selain menjual merek sendiri, Buyung Poetra memang menyuplai beras untuk mitra bisnis atau private label.

Buyung Poetra memasarkan beras melalui pasar modern, pasar tradisional, e-commerce dan distribusi khusus business to business (B2B). Sebaran penjualan pada kuartal I-2019 terdiri dari 49,87% pasar tradisional, 41,83% pasar modern dan sisanya lain-lain.

Hanya saja, Buyung Poetra belum bisa menyebutkan target kontribusi pendapatan atas kerjasama baru dengan Alfamart. "Tapi dengan adanya pabrik baru yang berlokasi di Sumatra, kami berharap kontribusi bisa meningkat," ujar Budiman Susilo, Direktur PT Buyung Poetra Sembada Tbk saat paparan publik, Senin (17/6).

Adapun lokasi pabrik baru Buyung Poetra di Palembang, Sumatra Selatan. Kapasitasnya 40 ton per jam dengan target penyelesaian dalam dua tahap. Tahap pertama 20 ton per jam tahun depan dan separuhnya lagi tahun 2021.

Pembangkit listrik

Biaya investasi pabrik Palembang mencuil Rp 70 miliar dari alokasi dana belanja modal alias capital expenditure (capex) 2019 yang mencapai Rp 100 miliar. Lalu Rp 20 miliar untuk menambah kapasitas pabrik di Subang, Jawa Barat dan Rp 10 miliar untuk membangun pembangkit listrik tenaga sekam padi berkapasitas 3 megawatt (mw).

Tahun ini, HOKI meningkatkan kapasitas produksi pabrik Subang dari semula 30 ton per jam menjadi 50 ton per jam. Manajemen perusahaan itu berharap, peningkatan kapasitas tersebut mampu mengurangi jam lembur pabrik dan mengantisipasi pertumbuhan permintaan beras kemasan sepanjang 2019.

Sementara target penyelesaian proyek setrum pada semester II-2019. "Pembangunan pembangkit listrik sudah 75% atau 80%, kami targetkan selesai pada tahun ini," tutur Ferdinand Dion, Investor Relations PT Buyung Poetra Sembada Tbk, dalam kesempatan yang sama.

Hingga akhir tahun nanti, HOKI mengincar pertumbuhan kinerja penjualan maupun produksi sebesar 15%. Target produksinya mencapai 149.500 ton. Hingga kuartal I-2019, mereka telah memproduksi sekitar 25% dari total target.

Bagikan

Berita Terbaru

Inflasi Januari 2026 Mencapai 3,55% Tahunan, Tertinggi Sejak Juni 2023
| Senin, 02 Februari 2026 | 13:12 WIB

Inflasi Januari 2026 Mencapai 3,55% Tahunan, Tertinggi Sejak Juni 2023

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi Januari 2026 secara tahunan mencapai 3,55%, dengan Indeks Harga Konsumen berada di level 109,75.

Ekspor dan Impor Meningkat, Neraca Dagang RI 68 Bulan Surplus
| Senin, 02 Februari 2026 | 12:57 WIB

Ekspor dan Impor Meningkat, Neraca Dagang RI 68 Bulan Surplus

Indonesia mencatat surplus dagang 68 bulan beruntun hingga Desember 2025. Terungkap, ekspor nonmigas jadi kunci. Cek detailnya!

Biaya Pakan Terancam Naik 7%, Industri Unggas Ketar-ketir Hadapi Monopoli Berdikari
| Senin, 02 Februari 2026 | 09:30 WIB

Biaya Pakan Terancam Naik 7%, Industri Unggas Ketar-ketir Hadapi Monopoli Berdikari

Kedelai merupakan komponen vital yang menyumbang sekitar 20% hingga 25% dari total formulasi pakan unggas.

Asing Buang Rp 9,5 Triliun Saham Bank Jumbo, Efek Domino Ancaman MSCI Untuk IHSG
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:48 WIB

Asing Buang Rp 9,5 Triliun Saham Bank Jumbo, Efek Domino Ancaman MSCI Untuk IHSG

Dalam situasi penuh ketidakpastian, peran investor domestik menjadi sangat krusial sebagai penyangga pasar.

Soal Calon Nakhoda BEI, Purbaya Bungkam, Muncul Nama Jeffrey, Tiko dan Pahala
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:28 WIB

Soal Calon Nakhoda BEI, Purbaya Bungkam, Muncul Nama Jeffrey, Tiko dan Pahala

Meskipun Dirut, tapi masih mengurus teknis operasional. Ke depan, pimpinan baru BEI harus mampu memenuhi permintaan MSCI.             

ESG Pakuwon (PWON): Merangkul Pekerja Lokal Saat Gencar Ekspansi
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:24 WIB

ESG Pakuwon (PWON): Merangkul Pekerja Lokal Saat Gencar Ekspansi

Ekspansi yang dilakukan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) tetap kencang di tahun ini. Simak juga rekomendasi sahamnya di sini

Perintah Danantara, PGAS Garap Bisnis Midstream dan Downstream
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:22 WIB

Perintah Danantara, PGAS Garap Bisnis Midstream dan Downstream

Danantara menginginkan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) fokus pada bisnis midstream (antara) dan downstream atau sektor hilir gas bumi.​

Berharap Gejolak IHSG Mereda
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:16 WIB

Berharap Gejolak IHSG Mereda

Tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi reda meskipun risiko eksternal terbuka di bulan Februari ini.

Efek MSCI, Duit Asing  Kabur Hampir Rp 14 Triliun, Simak Rekomendasi Hari Ini
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:12 WIB

Efek MSCI, Duit Asing Kabur Hampir Rp 14 Triliun, Simak Rekomendasi Hari Ini

Dalam sepekan kemarin, dana asing sudah mencatatkan aksi jual alias net sell sekitar Rp 13,92 triliun.

Saatnya Bersihkan Bursa dari Saham-Saham Gorengan
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:04 WIB

Saatnya Bersihkan Bursa dari Saham-Saham Gorengan

Hari ini, BEI, OJK, dan KSEI akan melakukan pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

INDEKS BERITA

Terpopuler