Dana Bansos Rp 185 Miliar Salah Sasaran

Jumat, 23 Juni 2023 | 09:36 WIB
Dana Bansos Rp 185 Miliar Salah Sasaran
[ILUSTRASI. Pekerja menimbang beras impor dari Vietnam yang baru tiba di gudang Bulog Subdivre Kota Serang, Banten, Selasa (2/5/2023). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/nz]
Reporter: Siti Masitoh | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Penyaluran bantuan sosial (bansos) oleh pemerintah masih tak tepat sasaran. Pemerintah perlu menerapkan pengkinian data agar masalah dana bansos tak terus menerus bocor.

Berdasarkan Ikhtisar Pemeriksaan Semester (IHPS) II 2022 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat penyaluran bantuan sosial (bansos) senilai Rp 185,23 miliar pada penyaluran tahun lalu, yang terindikasi tidak tepat sasaran. Masalah tersebut ditemukan dalam dua objek pemeriksaan. 

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000
Business Insight

Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan

-
Bagikan

Berita Terbaru

Berkat Lahan Sitaan, Agrinas Menjelma Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia
| Jumat, 28 Maret 2025 | 05:00 WIB

Berkat Lahan Sitaan, Agrinas Menjelma Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

Saat ini PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) sudah memiliki lahan seluas total 438.866,17 hektare (ha). 

IHSG Menutup Kuartal I-2025 di Level 6.510
| Jumat, 28 Maret 2025 | 04:00 WIB

IHSG Menutup Kuartal I-2025 di Level 6.510

Kamis (27/3), IHSG menguat 0,59% atau 38,26 poin ke 6.510,62 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ini Pandangan Investor Singapura Atas Saham Bank Dalam Negeri
| Kamis, 27 Maret 2025 | 14:57 WIB

Ini Pandangan Investor Singapura Atas Saham Bank Dalam Negeri

Tidak sekedar melihat prospek saham bank tapi investor juga melihat sentimen yang muncul dari negara

Tidak Jadi Bangun Smelter RKEF di Morowali, INCO Bersama GEM Bangun HPAL Sambalagi
| Kamis, 27 Maret 2025 | 12:00 WIB

Tidak Jadi Bangun Smelter RKEF di Morowali, INCO Bersama GEM Bangun HPAL Sambalagi

INCO dan GEM sepakat mengembangkan sumber daya nikel dan membangun smelter HPAL berkapasitas tahunan 66.000 ton di Sulawesi Tengah.​

Bidik Pertumbuhan Kinerja, PGEO Menggenjot Produksi Listrik
| Kamis, 27 Maret 2025 | 10:29 WIB

Bidik Pertumbuhan Kinerja, PGEO Menggenjot Produksi Listrik

Proyeksi pertumbuhan kinerja PGEO di tahun ini akan didukung produktivitas pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang diproyeksi meningkat. 

Jatah Dividen Puluhan Triliun Buat Danantara dan Beban Penugasan Untuk Bank BUMN
| Kamis, 27 Maret 2025 | 10:05 WIB

Jatah Dividen Puluhan Triliun Buat Danantara dan Beban Penugasan Untuk Bank BUMN

Pemerintah perlu memastikan keseimbangan antara kepentingan sosial dan kelangsungan bisnis bank BUMN tetap terjaga.

Kebijakan Pemerintah Berpotensi Memicu Rupiah Jadi Melemah
| Kamis, 27 Maret 2025 | 09:21 WIB

Kebijakan Pemerintah Berpotensi Memicu Rupiah Jadi Melemah

Perkembangan domestik belakangan ini sedikit banyak membebani rupiah. Kebijakan fiskal domestik masih membatasi keunggulan rupiah.

Kinerja 2024 ENRG Positif, Prospek 2025 bisa Terjaga Berkat Tambahan Aset Baru
| Kamis, 27 Maret 2025 | 09:05 WIB

Kinerja 2024 ENRG Positif, Prospek 2025 bisa Terjaga Berkat Tambahan Aset Baru

Saham ENRG masih sangat dipengaruhi oleh outlook harga minyak dan sentimen investor terhadap risiko geopolitik serta nilai tukar.

Hari Terakhir Perdagangan Sebelum Lebaran, Investor Cermati Kebijakan Pemerintah
| Kamis, 27 Maret 2025 | 08:59 WIB

Hari Terakhir Perdagangan Sebelum Lebaran, Investor Cermati Kebijakan Pemerintah

Investor saat ini lebih banyak mencermati faktor domestik, termasuk perkembangan program Danantara dan kebijakan pemerintahan baru.

EXCL Bagi Dividen di Tengah Tawaran Buyback Yang Tak Setuju Merger, Pilih yang Mana?
| Kamis, 27 Maret 2025 | 08:00 WIB

EXCL Bagi Dividen di Tengah Tawaran Buyback Yang Tak Setuju Merger, Pilih yang Mana?

Opsi buyback saham EXCL bagi investor yang tak setuju merger akan dilakukan di harga Rp 2.350 per saham

INDEKS BERITA

Terpopuler