Dapat Bonus, Komisaris dan Direksi BCA Kompak Beli Saham BBCA Senilai Rp 10,41 Miliar

Selasa, 21 Mei 2019 | 15:20 WIB
Dapat Bonus, Komisaris dan Direksi BCA Kompak Beli Saham BBCA Senilai Rp 10,41 Miliar
[]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para petinggi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kompak membeli saham perusahaan tempatnya bekerja, pasca mendapat tantiem (bonus) kinerja tahun 2018. Transaksi pembelian tersebut bernilai total Rp 10,41 miliar​.

Berdasarkan catatan KONTAN, tujuh orang petinggi BCA membeli saham BBCA pada harga dan di hari yang sama, yakni Rp 28.115,46 per saham pada 13 Mei 2019. Pada saat itu, harga pasar saham BBCA berada di rentang Rp 28.000-28.400 per saham.

Sejumlah petinggi BCA yang melakukan aksi pembelian saham tersebut adalah Tonny Kusnadi (Komisaris) senilai Rp 1,05 miliar; Djohan Emir Setijoso (Presiden Komisaris) Rp 1,31 miliar; Vera Eve Lim (Direktur) Rp 864,49 juta; Santoso (Direktur) Rp 1,3 miliar; Rudy Susanto (Direktur) Rp 3,5 miliar; Lianawaty Suwono (Direktur) Rp 1,24 miliar; dan Inawaty Handoyo (Direktur) Rp 1,14 miliar.

Asal tahu saja, berdasarkan laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) per 31 Maret 2019, besar tantiem anggota dewan komisaris dan direksi yang menjabat pada tahun buku 2018, digadang maksimal sebanyak Rp 413,50 miliar.

Saat dihubungi KONTAN, Santoso mengatakan pembelian saham BBCA tersebut dia lakukan secara pribadi. Dia menyatakan kejadian itu suatu kebetulan saja, terjadi secara bersamaan.

"Saya sendiri juga tidak tahu siapa lagi yg beli bersamaan pada saat itu. Kebetulan kami di akhir April mendapat bonus, tantiem, jadi saya belikan saham," tutur Santoso, kepada KONTAN, Sabtu (18/5).

Santoso menambahkan, pembelian saham tersebut merupakan hal biasa yang kerap mereka lakukan. Jika saat ini pasar tengah tertekan, Santoso justru menganggap itu sebagai peluang berinvestasi.

Kata Santoso, penurunan saham saat ini lebih dipengaruhi kondisi global. Namun kondisi domestik Indonesia, lanjut Santoso ke depan masih sangat menjanjikan. Jadi, dia masih optimistis bursa saham akan meningkat walaupun saat ini menurun. "Saran saya, investasikan dana anda ke saham-saham perusahaan yang baik dalam hal bisnis dan tatakelolanya," ujar Santoso.

Bagikan

Berita Terbaru

Bonus atau Beban?
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 06:10 WIB

Bonus atau Beban?

Bila pemerintah gagal menciptakan lapangan kerja yang memadai, tenaga kerja produktif tidak bisa jadi bonus demografi.

Perpres Transportasi Online Menunggu Aksi Merger GOTO dan Grab
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 05:00 WIB

Perpres Transportasi Online Menunggu Aksi Merger GOTO dan Grab

Indikasi Peraturan Presiden soal transportasi online lebih condong menguntungkan para pengemudi online.

Rasio Pajak dan Cermin Keberanian Kekuasaan
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 04:32 WIB

Rasio Pajak dan Cermin Keberanian Kekuasaan

Negara yang besar bukan negara yang pandai membuat target, melainkan negara yang berani menagih tanggung jawab dari yang paling mampu.

Dugaan Rekayasa dan Skema Ponzi DSI
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 04:10 WIB

Dugaan Rekayasa dan Skema Ponzi DSI

DSI berhasil menghimpun dana masyarakat Rp 7,48 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 6,2 triliun sempat dibayarkan sebagai imbal hasil.

Ramadan Menekan Bisnis Gadai Emas
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 04:00 WIB

Ramadan Menekan Bisnis Gadai Emas

Tekanan musiman masih membayangi gadai emas.                                                           

Saham Prajogo Pangestu Mayoritas Melempem di Awal 2026, Investor Lebih Selektif
| Jumat, 16 Januari 2026 | 11:00 WIB

Saham Prajogo Pangestu Mayoritas Melempem di Awal 2026, Investor Lebih Selektif

Saham afiliasi Prajogo Pangestu melemah di awal Januari 2026, Analisis menyebut kondisi ini dalam fase konsolidasi.

United Tractors (UNTR) Hentikan Periode Buyback Saham
| Jumat, 16 Januari 2026 | 09:13 WIB

United Tractors (UNTR) Hentikan Periode Buyback Saham

PT United Tractors Tbk (UNTR) menuntaskan pelaksanaan pembelian kembali saham alias buyback sejak 14 Januari 2026.

Bintang Cahaya Investment Resmi Jadi Pengendali Agro Yasa Lestari (AYLS)
| Jumat, 16 Januari 2026 | 08:56 WIB

Bintang Cahaya Investment Resmi Jadi Pengendali Agro Yasa Lestari (AYLS)

Setelah merampungkan proses akuisisi saham, PT Bintang Cahaya Investment resmi jadi pengendali baru PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS). 

Menguat 1,55% Dalam Sepekan, Laju IHSG Ditopang Harga Komoditas
| Jumat, 16 Januari 2026 | 08:51 WIB

Menguat 1,55% Dalam Sepekan, Laju IHSG Ditopang Harga Komoditas

Dalam sepekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mengakumulasi penguatan 1,55%.​ Faktor domestik dan global, jadi sentimen pendorong IHSG.

Rencana Pemangkasan Komisi Aplikasi Bisa Menekan Kinerja GOTO
| Jumat, 16 Januari 2026 | 08:43 WIB

Rencana Pemangkasan Komisi Aplikasi Bisa Menekan Kinerja GOTO

Wacana penurunan komisi tersebut berpotensi menekan kinerja keuangan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

INDEKS BERITA

Terpopuler