Data Ekonomi Bakal Mempengaruhi Pergerakan Rupiah Hari Ini

Senin, 02 Januari 2023 | 04:05 WIB
Data Ekonomi Bakal Mempengaruhi Pergerakan Rupiah Hari Ini
[]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penghapusan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan menjadi sentimen positif rupiah hari ini (2/1). Selain itu, data ekonomi akan menjadi penggerak rupiah. 

Analis DCFX Futures Lukman Leong bilang, selain pengumuman Joko Widodo tersebut, investor akan wait and see, menantikan beberapa data ekonomi dan acara penting. Mulai dari data ISM Manufaktur dan Service Amerika Serikat (AS) risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), non-farm payroll (NFP) AS, dan inflasi.

Baca Juga: Berikut Prediksi Pergerakan Kurs Rupiah di Hari Pertama Perdagangan 2023

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi melihat, pasar akan memantau perkembangan Covid-19 di China yang meningkat. Apalagi, World Health Organization (WHO) meminta China transparan terkait jumlah masyarakat terkena Covid-19. Sentimen negatif datang dari konflik Rusia-Ukraina terus memanas. 

Ibrahim memprediksikan, rupiah akan melemah di Rp 15.540-Rp 15.630 pada Senin (2/1). Kalau Lukman memperkirakan, rupiah menguat di Rp 15.500-Rp 15.600. 

Rupiah di pasar spot menguat 0,54% ke Rp 15.572, Jumat (30/12). Dan kurs Jisdor menguat 0,88% di Rp 15.592.

Baca Juga: Simak Prediksi Pergerakan Rupiah Tahun 2023 dan Sentimen Penggeraknya

Bagikan

Berita Terbaru

Outstanding SRBI Turun 5 Bulan Beruntun Hingga April 2025
| Jumat, 09 Mei 2025 | 19:02 WIB

Outstanding SRBI Turun 5 Bulan Beruntun Hingga April 2025

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) yang dirilis Jumat (9/5), total SRBI mencapai Rp 881,81 triliun per April 2025.

IHSG Bergerak Tipis, Saham-Saham Ini Paling Banyak Net Buy Asing, Jumat (9/5)
| Jumat, 09 Mei 2025 | 18:18 WIB

IHSG Bergerak Tipis, Saham-Saham Ini Paling Banyak Net Buy Asing, Jumat (9/5)

Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 562,68 miliar di seluruh pasar saat IHSG naik tipis 0,07% ke 6.832,80, Jumat (9/5).

Penjualan PTSN ke AS Tersendat, namun Ekspansi Tambah Kapasitas Tetap Berjalan
| Jumat, 09 Mei 2025 | 17:00 WIB

Penjualan PTSN ke AS Tersendat, namun Ekspansi Tambah Kapasitas Tetap Berjalan

PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) membidik kenaikan penjualan lebih dari 30% tahun ini karena adanya penambahan pelanggan baru di berbagai segmen.

Penurunan Cadangan Devisa Paling Tajam Kedua Dalam 5 Tahun Terakhir
| Jumat, 09 Mei 2025 | 14:40 WIB

Penurunan Cadangan Devisa Paling Tajam Kedua Dalam 5 Tahun Terakhir

Cadangan devisa ambles US$ 4,6 miliar dibanding posisi pada akhir bulan sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 157,1 miliar.

Profit 35,91% Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Dalam (9 Mei 2025)
| Jumat, 09 Mei 2025 | 09:20 WIB

Profit 35,91% Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Dalam (9 Mei 2025)

Harga emas Antam hari ini (9 Mei 2025) 1 gram Rp 1.926.000. Di atas kertas pembeli setahun lalu bisa untung 35,91% jika menjual hari ini.

Permintaan Semen Lebih Sepi, Penjualan INTP Tertekan
| Jumat, 09 Mei 2025 | 07:35 WIB

Permintaan Semen Lebih Sepi, Penjualan INTP Tertekan

Penjualan semen INTP di pasar domestik turun 4,2% year on year (yoy) menjadi 4,29 juta ton pada kuartal I-2025

Bursa Hadirkan Penyedia Likuiditas
| Jumat, 09 Mei 2025 | 07:32 WIB

Bursa Hadirkan Penyedia Likuiditas

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka pendaftaran bagi anggota bursa (AB) yang berminat menjadi Liquidity Provider Saham. 

Pleidoi Kedaulatan Keuangan Kita
| Jumat, 09 Mei 2025 | 07:11 WIB

Pleidoi Kedaulatan Keuangan Kita

Dalam dunia yang saling terhubung saat ini, menegaskan kedaulatan tidak berarti mundur dari kerja sama global.

Sederet Investor Asing yang Borong Saham GOTO di Tengah Rumor Akuisisi oleh Grab
| Jumat, 09 Mei 2025 | 06:59 WIB

Sederet Investor Asing yang Borong Saham GOTO di Tengah Rumor Akuisisi oleh Grab

Rumor merger dan akuisisi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) oleh Grab telah berembus, setidaknya sejak Februari 2020.

Inklusi dan Literasi
| Jumat, 09 Mei 2025 | 06:55 WIB

Inklusi dan Literasi

Gap antara literasi dan inklusi harus terus diperkecil agar tercipta pasar keuangan yang benar-benar berkualitas.

INDEKS BERITA

Terpopuler