Dato Sri Tahir Dikabarkan Incar Dua Hotel di Singapura Seharga Rp 9,58 Triliun

Senin, 14 Januari 2019 | 20:38 WIB
Dato Sri Tahir Dikabarkan Incar Dua Hotel di Singapura Seharga Rp 9,58 Triliun
[]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dato Sri Tahir dikabarkan tertarik membeli dua hotel di kawasan Stevens Road, Singapura milik Oxley Holdings (Oxley). Kedua hotel tersebut adalah Mercure dan Novotel.

Oxley telah menerima letter of intent dari calon pembeli. Harga penawaran untuk kedua hotel itu berjumlah S$ 950 juta atau setara Rp 9,58 triliun (kurs S$ 1=Rp 10.089).

Seperti diberitakan The Business Times, Jumat (11/1), Oxley berniat menjual dua asetnya tersebut untuk mengurangi beban utang. The Business Times menulis, sang calon pembeli kedua aset Oxley itu tak lain adalah pendiri Grup Mayapada, Tahir.

Sang calon pembeli sudah membayar uang jaminan sebanyak S$ 9,5 juta yang tidak bisa ditarik kembali. Pelaksanaan uji tuntas atau due diligence oleh calon pembeli, diagendakan terlaksana hingga 15 April mendatang.

Sebagai gambaran, pada akhir 2017, Novotel dan Mercure yang berlamat di Stevens Road itu memiliki masing-masing 254 kamar dan 518 kamar. Pada tahun itu, keduanya mulai beroperasi.

Adapun merujuk laporan per November 2018, Okley menyebutkan Novotel dan Mercure mampu menghasilkan recurring income (pendapatan berulang) senilai total S$ 53 juta per tahun. Hal itu diperoleh dari tingkat keterisian (occupancy rate) rata-rata kedua hotel sebanyak 83%.

Dikabarkan akan mencaplok aset milik Okley, Tahir membantahnya. Dia menyatakan tidak ada rencana pembelian aset Oxley. "Saya tidak tertarik," ucap Tahir, kepada KONTAN Senin (14/1).

Bagikan

Berita Terbaru

Ekspor Perikanan Indonesia Turun
| Rabu, 18 Maret 2026 | 04:00 WIB

Ekspor Perikanan Indonesia Turun

Volume ekspor perikanan Indonesia periode hingga tengah Maret 2026 anjlok 41,35%, berimbas koreksi nilai ekspor 21,71% secara tahunan.

Merger BUMN Logistik Tuntas Semester Satu
| Rabu, 18 Maret 2026 | 04:00 WIB

Merger BUMN Logistik Tuntas Semester Satu

Keberhasilan restrukturisasi BUMN oleh Badan Pengelola Investasi Danantara tak diukur dari berkurangnya entitas bisnis.

Pasar Ngacir, Leasing Masih Pikir-Pikir
| Rabu, 18 Maret 2026 | 03:45 WIB

Pasar Ngacir, Leasing Masih Pikir-Pikir

Kondisi ekonomi yang masih diliputi ketidakpastian, menahan perusahaan leasing untuk menggeber pembiayaan.

Lebih 25.000 Pekerja Masih Belum Terima THR Lebaran
| Rabu, 18 Maret 2026 | 03:35 WIB

Lebih 25.000 Pekerja Masih Belum Terima THR Lebaran

Kemenaker akan menindaklanjuti aduan terkait ketidakpatuhan perusahaan dalam memberikan THR kepada para pekerja.

 Ekspatriat Hanya Bisa Menjabat Posisi Strategis di Bank Maksimal 5 Tahun
| Rabu, 18 Maret 2026 | 03:25 WIB

Ekspatriat Hanya Bisa Menjabat Posisi Strategis di Bank Maksimal 5 Tahun

​OJK pangkas masa kerja TKA perbankan jadi 5 tahun, paksa percepatan alih pengetahuan dan buka jalan talenta lokal naik kelas.

Laju Pertumbuhan Kredit Mulai Melambat
| Rabu, 18 Maret 2026 | 03:20 WIB

Laju Pertumbuhan Kredit Mulai Melambat

​Kredit perbankan kembali melambat di awal 2026—permintaan seret meski likuiditas longgar, sinyal ekonomi masih tertahan.

Serba Sulit
| Rabu, 18 Maret 2026 | 03:13 WIB

Serba Sulit

Ruang fiskal terbatas karena anggaran terkunci untuk program prioritas pemerintah seperti makan bergizi gratis yang memakan anggaran besar.

Platform E-Wallet Siap Panen Transaksi Saat Idulfitri
| Rabu, 18 Maret 2026 | 02:50 WIB

Platform E-Wallet Siap Panen Transaksi Saat Idulfitri

Sejumlah platform dompet digital ikut menuai berkah dengan membukukan kenaikan transaksi via QRIS menjelang lebaran.

Lautan Luas (LTLS) Memperluas Lini Bahan Pangan
| Rabu, 18 Maret 2026 | 02:30 WIB

Lautan Luas (LTLS) Memperluas Lini Bahan Pangan

Untuk mencapai target, rencana ekspansi dan pengembangan bisnis LTLS antara lain segmen bahan makanan (food ingredients) dan pengolahan air.

Ekosistem Pembiayaan yang Terintegrasi
| Rabu, 18 Maret 2026 | 02:22 WIB

Ekosistem Pembiayaan yang Terintegrasi

Keberanian sebuah bangsa tak diukur dari banyaknya kebijakan yang dibuat, tetapi dari kemampuannya membangun sistem yang bertahan lintas generasi.

INDEKS BERITA

Terpopuler